SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gatot Akui Nonton G30S/PKI Instruksinya

  • Reporter:
  • Selasa, 19 September 2017 | 14:30
  • Dibaca : 269 kali
Gatot Akui Nonton G30S/PKI Instruksinya
ilustrasi

JAKARTA – Gerakan nonton bareng film G30S/PKI bertujuan untuk menyebarluaskan fakta dan nilai sejarah, tidak bertendensi untuk mendikreditkan pihak yang salah atau menumbuhkan dendam di antara sesama anak bangsa.

Instruksi untuk memutar film sejarah tersebut dimaksudkan sebagai pengingat agar kejadian pahit serupa tidak terjadi lagi pada bangsa ini. Penegasan ini disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo merespons pro kontra yang bermunculan atas keluarnya perintah gerakan nonton bareng film tersebut di seluruh jajaran Kodim, Koramil, Babinsa. Panglima TNI mengaku tidak peduli dengan polemik yang muncul. Bahkan dengan tegas dia menyebut instruksi kepada jajaran TNI untuk memobilisasi gerakan nonton bareng tersebut adalah perintahnya.

“Perintah saya, mau apa memangnya,” kata Gatot kepada wartawan seusai ziarah Makam Proklamator Soekarno di Blitar, Jawa Timur, kemarin. Di lain pihak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan film G30S/PKI dapat diperbaharui agar dapat dipahami oleh generasi muda. Gatot mengatakan bahwa apa yang dia perintahkan selaku Panglima TNI adalah melaksanakan sekaligus menyebarluaskan fakta sejarah bangsa ini kepada generasi penerus bangsa, termasuk prajurit-prajurit TNI yang tidak mengetahui sejarah tersebut. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini mengaku tidak memikirkan pihakpihak yang tidak sependapat, termasuk yang menyebut kegiatan itu bertujuan politik.

“Yang bisa melarang saya hanya pemerintah. Polemik dan ada penentangan dari berbagai pihak itu, emangnya gue pikirin . Politik dalam negeri apa dikatakan, silakan,” ujarnya. Gatot menegaskan bahwa instruksi nobar film G30S/PKI adalah upaya TNI dalam meluruskan sejarah pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 30 September 1965 yang dikenal dengan istilah Gerakan 30 September atau G30S/PKI. “Sekarang ini berita hoax macam-macam, jangan sampai generasi muda kita terpengaruh dan terkotak-kotak lagi yang akhirnya bisa terjadi seperti peristiwa kelam,” katanya.

Gatot menegaskan bahwa sejarah itu tidak boleh mendiskreditkan. Apa yang dia perintahkan itu merupakan peringatan kepada anak bangsa agar jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali. Gatot kemudian mengutip kalimat bijak yang pernah dipopulerkan oleh tokoh proklamator sekaligus presiden pertama RI, Soekarno atau Bung Karno. “Di makam ini, Bung Karno pernah mengatakan, jangan lupa Jas Merah. Jangan lupa jasa-jasa pahlawan,” ucapnya. Sementara itu, Presiden Jokowi menyebut menonton film, apalagi mengenai sejarah sangat penting. Namun dia mengusulkan agar film G30S/- PKI dapat diperbaharui agar dapat dipahami oleh generasi muda.

“Untuk anak-anak milenial yang sekarang, tentu saja mestinya dibuatkan lagi film yang memang bisa masuk ke mereka. Biar mereka (generasi muda) mengerti tentang bahaya komunisme, biar mereka tahu juga mengenai PKI,” kata Presiden seusai meninjau Jembatan Gantung Mangunsuko di Kecamatan Dusun, Magelang, Jawa Tengah, kemarin. Film versi terbaru dinilai penting agar generasi milenial mau untuk menonton film yang dirilis pada 1984 itu. “Ya akan lebih baik kalau ada versi yang paling baru, agar lebih kekinian, bisa masuk ke generasi milenial,” ungkap Presiden.

Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin berpandangan, kalau masyarakat sekadar menonton film G30S/PKI itu boleh saja. Karena itu bukan film yang dilarang ditonton oleh negara. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, jika pemutaran film bertujuan untuk mengingatkan dan mencegah kebangkitan komunis, itu sahsah saja. Tapi, kalau menghubungkan gaya baru komunisme dengan menonton film tersebut, dia menilai itu harus ada kajian yang lebih mendalam. “Kalau dihubungkan gaya baru (komunisme) harus dianalisa dulu gaya barunya seperti apa,” ujarnya. (KORANSINDO)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com