SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gesa Proyek Gurindam 12

  • Reporter:
  • Rabu, 4 Juli 2018 | 13:28
  • Dibaca : 319 kali
Gesa Proyek Gurindam 12
Gubernur Nurdin bersama rombongan meninjau titik-titik pembangunan proyek Jalan Lingkar Gurindam 12 menggunakan kapal Ocean Runner yang berangkat dari Pelantar I, Tanjungpinang, Rabu (14/3/2018).

PINANG – Proyek Gurindam 12 masih dalam tahap pelelangan, menentukan pemenang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menggesa proses lelang agar proyek tahun jamak itu segera dikerjakan.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun optimistis pengerjaan proyek penataan Tanjungpinang itu sesuai rencana. Ia tak ingin proyek penataan wajah Ibu Kota Kepri tersebut molor.

“Sekarang proyek itu dalam tahap proses lelang. Dan menurut laporan dari Kadis PUPRP (Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertahanan Kepri, Abu Bakar) tinggal penetapan pemenang saja,” katanya usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpnang, Selasa (3/7/2018).

Nurdin mengaku sebelumnya ada keterlambatan untuk memulai pekerjaan proyek Gurindam 12 ini. Seharunya pekerjaan itu sudah dumulai sejak bulan April atau Mei 2018 lalu. Namun, karena masih ada syarat dan prosedur yang belum selesai, sehingga mengalami keterlambatan.

Prosedur dan syarat yang belum lengkap itu yakni terkait pengurusan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) dan juga adanya perubahan rencana rute yang akan dikerjakan, sehingga harus merubah Detail Engginering Design (DED).

“Saat ini Amdal dan DED serta syarat lainnya sudah selesai, tingga menunggu proses lelang dan pemenangnya saja,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, pelelangan sudah diajukan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Kepri sejak bulan lalu. “Mudah-mudahan proses lelang ini lancar, sehingga akan cepat ada pemenangnya dan bisa memulai pekerjaannya,” katanya.

Arif menambahkan, sebelum adanya penetapan pemenang proyek ini, Pemprov Kepri bersama dengan Forum Masyarakat Teluk Keriting menyosialisasikan ke masyarakat setempat yang terkena dampak dari pembangunan proyek tersebut.

“Kita sudah melakukan pertemuan dan menggelar sosialisasi dengan masyarkat. Sejauh ini masyarakat sangat mendukung dengan pekerjaan ini, sebab akan menata kawasan dan pemukiman masyarkat lebih baik,” ujarnya.

Arif berharap, proyek Gurindam 12 ini dapat dirampungkan dalam waktu tiga tahun, sesuai dengan target yang telah ditetapkan yang dianggarkan melalui APBD Kepri dengan sistem tahun jamak.

“Kita berharap Gurindam 12 sudah selesai. Karena tujuan pembangunan ini untuk mempercantik wajah ibu kota,” katanya.

Adapun mega proyek Gurindam 12 ini dikerjakan dengan sistem tahun jamak selama tiga tahun. Dengan estimasi anggaran di tahun 2018 sebesar Rp98 miliar, tahun 2019 sebesar Rp211 miliar dan tahun 2020 dianggarkan sebesar Rp198 miliar.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com