SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

GRATIFIKASI PERNIKAHAN ANAK, KPK Minta Mendagri Sanksi Sekda Kepri

  • Reporter:
  • Selasa, 22 Mei 2018 | 12:33
  • Dibaca : 142 kali
GRATIFIKASI PERNIKAHAN ANAK, KPK Minta Mendagri Sanksi Sekda Kepri
Sekretaris Daerah Kepri TS Arif Fadillah.

BATAM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menjatuhkan sanksi disiplin kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri TS Arif Fadillah, karena menerima gratifikasi saat pernikahan anaknya di Bukit Tinggi, Sumatera Barat dan di Tanjungpinang.

“Surat rekomendasi KPK sudah keluar,” kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Supardiono, Senin (21/5/2018).

Gratifikasi itu, kata dia, diterima Arif saat menikahkan anak laki-lakinya pada 16-17 Februari di Bukittinggi dan 26 Februari 2018 di Tanjungpinang. Saat ini Direktorat Gratifikasi KPK masih melakukan klarifikasi lanjutan terhadap Arif.

“Seharusnya yang bersangkutan melaporkan ke KPK dalam waktu 30 hari kerja. Untuk batasan sumbangan pernikahan maksimal Rp1 juta per pemberian,” katanya.

Menurut dia, Arif perlu diberikan sanksi disipilin karena sebagai penyelenggara negara tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi dengan menerima gratifikasi saat pernikahan anaknya. Gratifikasi tersebut, kata Giri, baru dilaporkan Arif setelah yang bersangkutan diperiksa KPK. Jika tidak diperiksa KPK, maka gratifikasi tersebut tidak akan dilaporkan dan tetap diterima.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya memastikan apakah kewajiban pelaporan gratifikasi telah dilaksanakan dengan benar atau tidak, sesuai UU Tipikor dan UU KPK. Termasuk mengklarifikasi sumber pembiayaan resepsi yang diduga berasal dari pihak lain.

“Dugaan pembiayaan resepsi pernikahan berupa uang tunai, makanan, dan barang, pembayaran vendor,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com