SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Guardiola Membumi

  • Reporter:
  • Kamis, 21 Desember 2017 | 20:42
  • Dibaca : 161 kali
Guardiola Membumi

LEICESTER –Manchester City (Man City) baru saja lolos dari lubang jarum setelah mengalahkan Leicester City di perempat final Piala Liga, Selasa (19/12/2017).

Lewat drama adu penalti, mereka akhirnya memenangkan laga di King Power Stadium dengan skor 4-3 (1-1). Kini, semua menunggu apa lagi yang akan dilaku kan Man City di bawah arahan Pep Guardiola. The Citi – zens masih berada di jalur tepat dalam empat kom – petisi berbeda. Di ajang Liga Primer, mereka unggul 11 poin dari Manchester United (MU) yang menempati peringkat 2 klasemen sementara. Mereka juga masih melaju di Liga Champions mes ki pada laga terakhir penyisihan grup dikalahkan Shakhtar Donetsk 1-2.

Di babak 16 besar, mereka “ha nya” bertemu Basel. Meski Basel berhasil me nga – lah kan MU di penyisihan grup, tim asal Swiss tersebut tetap bukan level Man City. Sementara di Piala FA, The Citizens baru memulai laga di putaran ketiga. Pendek kata, Man City berpeluang mendapatkan empat gelar di musim ini atau quadruple . Tapi, Guardiola buru-buru menepis semua kemungkinan tersebut. Mantan arsitek Barcelona dan Bayern Muenchen tersebut memilih tetap membumi. “Itu tidak akan terjadi. Tidak mungkin,” kata Guardiola, dikutip Skysports.

Tapi, siapa yang bisa memprediksi dan berani menjamin pasukan Guardiola tidak mendapatkan empat gelar bahkan lebih? Pelatih berusia 46 tahun itu sudah pernah melakukannya pada musim pertama di Barcelona. Bukan hanya empat, tapi enam gelar, meski gagal mengulanginya di Bundesliga bersama Bayern. Rival Man City di Inggris juga belum tahu bagaimana menjinakkan tiki-taka The Citizens . Anggota big six Liga Primer, MU, Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Chelsea dipaksa bertekuk lutut. Hanya Everton yang bisa membuat Man City bermain imbang 1-1. Bahkan, saat Guardiola menurunkan pemain muda, tim selevel Leicester tidak bisa menang .

Menghadapi pasukan Claude Puel, Guardiola memainkan banyak pemain belia di bawah usia 21 tahun. Hasilnya, sekalipun harus melalui adu penalti, Man City tetap ke perempat final. “Itu tidak normal (memenang kan semua gelar). Dalam kompetisi sepak bola, kita bisa kehilangan poin dan kalah. Saya tidak me mikirkan berapa gelar. Saya sedang memikirkan pertandingan berikutnya,” kata Guardiola.

Ma’ruf

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com