SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gubernur Minta Kepala OPD Jangan Terlena

  • Reporter:
  • Selasa, 21 Maret 2017 | 11:23
  • Dibaca : 484 kali
Gubernur Minta Kepala OPD Jangan Terlena
ilustrasi

PINANG – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengistruksikan seluruh Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Pemprov Kepri segera melaksanakan program-program pembangunan yang telah dianggarkan APBD 2017. Kepala OPD diminta tidak pasif, dan hanya bekerja di balik meja.

“Jangan terlena dan hanya menunggu. Harus jemput bola. Kalau ada proyek pembangunan yang dianggarkan tahun ini, tapi belum dilelang, itu harus segera dikerjakan,” kata Nurdin usai menggelar rapat tertutup di Kantor Pemprov Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/3).

Nurdin menegaskan, proyek-proyek fisik yang pengerjaannya membutuhkan waktu lama harus diutamakan. Dengan demikian, selain akan memberi manfaat bagi masyarakat juga penyerapan anggaran menjadi maksimal.

“Jangan sampai proyek sudah dianggarkan, tapi tidak dikerjakan. Ini akan sia-sia dan merugikan,” katanya.

Nurdin mengatakan, sampai minggu kedua Maret, baru tiga OPD yang telah melakukan pelelangan yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral.

“Saya minta OPD lain segera bekerja, jangan banyak teori,” tegasnya.

Program Prioritas 2016
Sebelum rapat bersama Kepala OPD, Gubernur Nurdin menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD 2016 dalam paripurna di Gedung DPRD Kepri. Ia menyatakan, Pemprov Kepri telah berhasil menjalankan 6 program prioritas pembangunan selama Tahun Anggaran 2016.

Nurdin mengatakan, LKPj 2016 berbeda dengan LKPj tahun-tahun sebelumnya, karena sudah berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2016, sedangkan sebelumnya berdasar RPJMD 2010.

“Dalam penyelenggaraan tugas pemerintah di tahun 2016, terdapat 367 indikator urusan. Sebanyak 307 indikator berstatus amat baik, 18 berstatus baik, 14 berstatus cukup dan berstatus 28 kurang. Secara rekapitulasi penyelenggaraan tugas pemerintah masuk dalam kategori Baik,” ujarnya.

Ia mengatakan, APBD Kepri 2016 senilai Rp3,065 triliun sudah digunakan dengan baik khususnya untuk 6 program prioritas pembangunan Kepri. Program tersebut adalah, peningkatan pengembangan industri, pengolahan kelautan dan sumber daya kemaritiman, peningkatan produksi dan pertahanan pangan, peningkatan konektivitas dan sarana perhubungan, peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan kualitas SDM dan sumber daya kesehatan serta peningkatan pelayanan publik.

Ketua DPRD Kepri Jumga Nadeak mengatakan, DPRD Kepri akan menyusun dan membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas LKPj APBD 2016 ini.

“Setelah nanti dibahas pansus, selanjutnya akan disahkan menjadi peraturan daerah (perda),” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com