SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gubernur Pimpin Peringatan Harkitnas 2019

  • Reporter:
  • Selasa, 21 Mei 2019 | 11:10
  • Dibaca : 73 kali
Gubernur Pimpin Peringatan Harkitnas 2019
Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Isdianto beserta Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah dan sejumlah FKPD ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Tanjungpinang usai upacara peringatan Harkitnas ke-111 di Kantor Gubernur Kepri, Senin (20/5). /HUMAS PEMPROV KEPRI

PINANG – Gubernur Kepri Nurdin Basirun bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tingkat Provinsi Kepri 2019 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (20/5).

Turut Hadir Wakil Gubernur Kepri Isdianto, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri TS Arif Fadillah, Perwakilan FKPD, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat beserta tamu undangan lainnya. Adapun kompi barisan upacara; Jajaran TNI-Polri, ASN, Ormas, mahasiswa dan pelajar.

Membacakan Pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Nurdin mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema Bangkit untuk Bersatu.

“Kuncinya adalah gotong-royong. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan, meski digali dari kearifan nenek moyang yang telah dipupuk selama berabad-abad, namun sejatinya jiwa gotong-royong bukanlah semangat yang sudah renta. Sampai kapan pun semangat ini akan senantiasa relevan, bahkan semakin mendesak sebagai sebuah tuntutan zaman yang sarat dengan berbagai perubahan.

Apalagi dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam aras ekonomi dunia. Bersama negara-negara besar lainnya seperti China, Amerika Serikat, India, ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh besar, bahkan lima besar dunia, dalam 10 sampai 30 tahun mendatang. “Kuncinya terletak pada hasrat kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja. Kita harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan,” lanjut Nurdin.

Apalagi peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan. Bagi umat muslim, Bulan Suci ini menuntun untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah.

“Memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global,” pungkasnya.

Setelah upacara, Gubernur beserta Wakil Gubernur, Sekdaprov, perwakilan FKPD beserta Kepala OPD selanjutnya menuju ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Pusara Bhakti, Jl. Gatot Subroto, KM 5 bawah untuk melakukan ziarah dan tabur bunga sebagai rangkaian dari Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com