SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gudang Ikan di Pasar Tarempa Terbakar

  • Reporter:
  • Rabu, 3 Oktober 2018 | 10:06
  • Dibaca : 155 kali
Gudang Ikan di Pasar Tarempa Terbakar
Petugas dan warga memadamkan api di gudang ikan milik penampung ikan di samping pasar ikan Tarempa terbakar, Selasa (2/10)

ANAMBAS – Sebuah gudang ikan milik penampung ikan di samping pasar ikan Tarempa terbakar, Selasa (2/10) sekira pukul 13.45. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik setelah terjadi dua kali mati listrik.

Kondisi byarpet listrik diduga memicu terjadinya korslet salah satu freezer di gudang ikan tersebut. Edy Londo, salah satu warga mengaku melihat asap mengepul dari sebuah gudang. Dia yang sedang berada di sekitar pasar ikan langsung mengambil alat pemadam api ringan (apar) dan berteriak meminta bantuan warga lainnya untuk memadamkan api.

“Saat itu banyak asap dan kami langsung ke lokasi. Saat itu ada warga yang menyerahkan apar dan itulah kami gunakan untuk menyemprot api,” kata Edy.

Dari pantauan di lapangan, terlihat Pasukan Satpol PP Damkar, TNI Polri, serta warga bahu membahu memadamkan api sehingga tidak sampai menyebar ke tempat lain. Tak sampai setengah jam, api berhasil dijinakkan.

“Syukurlah kita cepat tahu kejadiannya. Sehingga api cepat dapat dipadamkan dan tidak sampai menyebar ke tempat lain,”kata Eyi, warga lainnya di lokasi tersebut.

Helen, pemilik gudang ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi karena baru saja meninggalkan gudang tersebut.

“Tadi saat suami pulang tidak terjadi apa-apa. Apalagi rumah dengan gudang lokasinya tidak berjauhan. Di gudang tersebut juga tersimpan 10 buah frezer dan peti ikan,” katanya.

Helen khawatir api menyebar ke kios-kios lain.”Ya kalau digudang ni lah terjadi. Yang penting jangan sampai api menyebar ke tempat lain,” ujarnya.

Kasatpol PP Pemkab Anambas Zairin mengaku mendapat informasi kebakaran dari masyarakat. Saat itu juga ia mengerahkan anggota Satpol PP dan membawa alat pemadam kebakaran.

“Dapat info masyarakat, kita langsung turun ke lokasi untuk memadamkan api. Anggota juga langsung membawa alat penyemprot api ke lapangan,”ujarnya.

Pihaknya menurunkan lebih dari 20 orang personel ke lokasi kejadian. Dengan 4 apar, dua besar dan dua kecil. Dibantu hidran milik Desa Tarempa. Alat langsung disambungkan dengan hidran. Sebagian warga menggunakan air laut untuk menyiram api.

“Kita masih beruntung api belum sampai menyebar ke kios lainnya. Ini berkat kerja keras anggota dan tak lepas dari bantuan masyarakat yang proaktif membantu memadamkan api, “katanya.
jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com