SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Gudang Perlengkapan Ibadah Kelurahan Tanjungbalai Terbakar

Gudang Perlengkapan Ibadah Kelurahan Tanjungbalai Terbakar
Mobil damkar tiba di lokasi untuk memadamkan api yang membakar gudang perlengkapan sembahyang (ibadah) di Jalan Nusantara Kelurahan Tanjungbalai Karimun, Selasa (30/5).ist

KARIMUN – Gudang perlengkapan sembahyang (ibadah) di Jalan Nusantara Kelurahan Tanjungbalai Karimun terbakar, Selasa (30/5) sekira pukul 23.30. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kejadian yang menghanguskan bangunan empat lantai tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pantauan di lapangan, gudang milik Nyak Hoang (51) tersebut berada di tengah pemukiman warga. Api yang semakin membesar, sempat membuat warga khawatir merambat ke bangunan lainnya. Kebakaran juga jadi perhatian masyarakat sekitar dan pengendara yang melintasi Jalan Nusantara.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Karimun terlihat datang untuk memadamkan api. Namun, petugas Damkar kesulitan karena kobaran api terlindungi asap yang berasal dari barang-barang mudah terbakar dalam gudang tersebut.

Wandi, Warga sekitar lokasi kebakaran mengatakan, kebakaran tersebut diketahui pertama kali oleh dua pekerja gudang yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Sejumlah warga ikut bantu memadamkan api, sebelum mobil damkar datang. Asap di dalam gudang sangat tebal karena yang terbakar kertas yang biasa digunakan masyarakat Tionghoa untuk sembahyang,” ujar Wandi.

Dia mengatakan, petugas pemadam kebakaran terpaksa masuk menggunakan oksigen serta memecahkan kaca jendela. Api baru berhasil dipadamkan petugas Damkar dibantu personel TNI AL dan masyarakat sekira pukul 01.30. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan ruko empat lantai tersebut.

Kapolsek Balai Karimun AKP Lulik Febyantara mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian dialami korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Dugaan sementara yang kita dapat dari olah TKP, penyebabnya adalah akibat hubungan arus pendek. Ditambah dalam gudang tersebut terdapat bahan- bahan mudah terbakar. Kerugian ditafsir kurang lebih Rp100 juta,” kata Lulik.

Dia mengatakan, untuk olah TKP lanjutan akan dilakukan Satreskrim Polres Karimun, karena mereka yang memiliki unit identifikasi. “Masih diselidiki unit identifikasi Polres,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com