SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Harga Cabai Meroket di Bintan, Pasokan Kurang Akibat Cuaca

  • Reporter:
  • Rabu, 24 Oktober 2018 | 09:37
  • Dibaca : 80 kali
Harga Cabai Meroket di Bintan, Pasokan Kurang Akibat Cuaca
ilustrasi. DOK SINDO BATAM

BINTAN – Harga cabai merah kembali mengalami lonjakan harga sepekan terakhir. Hasil monitoring Satgas Pangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, cabai merah sudah dipasarkan di angka Rp58 ribu per kilogram. Kenaikan ini cukup drastis jika dibandingkan sepekan lalu yang masih dikisaran Rp48 ribu per kilogram.

PPNS Disperidag Pemkab Bintan Setia Kurniawan yang merupakan anggota Satgas Pangan saat meninjau berbagai pasar di Bintan mengatakan, kenaikan harga bahan pangan diduga akibat pasokan dari ditributor yang berkurang serta pengaruh cuaca yang tak menentu di berbagai wilayah penghasil bahan pokok tersebut.

“Kami masih memonitoring, bisa jadi faktor angkutan dan pengaruh cuaca, seperti di Jawa terjadi kemarau panjang. Kita lihat satu hingga tiga hari ini apakah pasokan dari distributor berkurang. Kita masih waspadai jangan sampai keniakan harga ini dibuat-buat,” ujarnya saat ditemui di Pasar Barek Motor, Kijang, Bintan Timur, Selasa (23/10).

Usman, salah satu pedagang yang ditemui di lokasi pasar yang sama mengatakan, kenaikan cabai disebabkan distribusi cabai mengalami pengurangan ke sejumlah pasar di Bintan termasuk distribusi ke Pasar Barek Motor, Kijang.

“Pasokan yang kami terima tidak seperti biasanya, kemungkinan karena pengaruh cuaca,” terang Usman.

Ia menyampaikan, cuaca belakangan ini memang sering berubah-ubah. Dari segi transportasi turut memperlambat penyaluran komoditas. Selain itu di daerah sentra penghasil cabai seperti Sumatera Utara dan Pulau Jawa terjadi gagal panen.

“Kondisi itu semua berimbas pada harga,” katanya.

Para pedagang memprediksi, tren kenaikan harga komoditas seperti cabai merah masih akan berlanjut hingga bulan depan.

“Prediksi saya, kenaikan akan masih terus berlanjut dengan melihat kondisi terkini,” imbuhnya.

Sementara, pantauan di lapamgan selain harga cabai merah, tren kenaikan harga komoditas juga terjadi pada sejumlah sayur mayur. Kacang panjang misalnya naik dari Rp8.000 menjadi Rp10.000. Bayam naik dari harga Rp7.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Rata rata kenaikan harga komoditas sebesar Rp2.000 hingga Rp4.000.

Usman berharap, kenaikan harga komoditas tidak sampai menggerus daya beli. Bagaimanapun roda ekonomi pasar tradisional harus terus berputar.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com