SINDOBatam

Terbaru Metro+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Harga Cabai Semakin Pedas Jelang Ramadan

  • Reporter:
  • Selasa, 23 April 2019 | 10:41
  • Dibaca : 237 kali
Harga Cabai Semakin Pedas Jelang Ramadan
Ibu rumah tangga berbelanja cabai di Pasar Cahaya Garden, Bengkong, Senin (22/4). Jelang Ramadan, harga cabai mulai melambung naik di sejumlah pasar di Batam. f romi kurniawan

BENGKONG – Jelang Ramadan harga cabai rawit dan cabai setan di pasar tradisional di Kota Batam melonjak drastis. Sebelumnya cabai rawit dijual seharga Rp30 ribu/kg, dan sekarang mencapai Rp80 ribu sampai Rp90 ribu/kg.

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Cahaya Garden, Bengkong, Jhons Sirait mengatakan kenaikan harga cabai rawit dan cabai setan terjadi sejak pekan kemarin.

“Dua bahan ini saja yang naik, yang lain tidak begitu besar kenaikannya,” ujarnya, Senin (22/4).

Ia menjelaskan, pertama kali yang mengalami kenaikan adalah cabai rawit, setelah itu baru disusul oleh cabai setan yang juga ikut merangkak naik.

“Ya biasanya cabai rawit itu harganya Rp30ribu/kg, sekarang sudah mencapai Rp80ribu/kg. Lebih dari 100 persen kenaikannya,” katanya.

Menurut dia, cabai rawit dan cabai setan ini datang dari Mataram, Surabaya, dan Yogjakarta. Sedangkan cabai dari Medan sedikit, tidak terlalu diminati masyarakat.

“Penjualan pasti menurun, karena masyarakat tidak mau membeli harga cabai sampai segitu,” ungkap Jhons.

Salah satu pemasok cabai di Pasar Cahaya Garden, Jery mengatakan bahwa kenaikan cabai rawit dan cabai setan dikarenakan naiknya harga kargo pesawat pada awal 2019, dan itu berpengaruh kepada penjualan.

“Harga kargo naik, dan para petani ditekan untuk menurunkan harga. Jadi petani tak mau menanam cabai, sehingga harga cabai meroket naik,” kata Jery.

Pengiriman cabai dari Pulau Jawa biasanya sebanyak 20 sampai 30 ton, dan pengiriman dilakukan melalui transportasi udara atau pesawat.

“Dari 30 ton cabai yang dikirim itu kami mengunakan 8 pesawat,” ujarnya.

Sebab jika mengunakan kapal, pengusaha cabe akan rugi. Pasalnya, biaya transportasi dan cabai akan cepat busuk saat samai ke Batam. “Kalau cabai ini tidak bisa lama di jalan, karena nanti akan busuk,” katanya.

Ibu rumah tangga yang membeli cabai rawit dan cabai setan terkejut mendengar harga cabai sampai Rp80ribu/kg, karena biasanya hanya Rp30ribu/kg.

“Ini sudah mulai harga dipermainkan jelang bulan puasa dan Lebaran, seharusnya pemerintah melakukan tindakan kepada mafia pangan,” kata Ica, warga Bengkong Sadai.

Ia berharap pemerintah dan pihak kepolisian melakukan sidak pangan terhadap pengusaha yang mulai bermain harga jelang puasa, karena kenaikan bahan pokok yang lain ikut naik. “Pemerintah jangan kecolongan. Pemerintah harus melakukan tindakan cepat,” harapnya. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com