SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Harga Gas Melon Jadi Rp30 Ribu

  • Reporter:
  • Selasa, 6 November 2018 | 09:36
  • Dibaca : 196 kali
Harga Gas Melon Jadi Rp30 Ribu
Ilustrasi DOK SINDO BATAM

BINTAN – Pemkab Bintan memastikan Kecamatan Tambelan segera diterapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kilogram menyusul disetujuinya kecamatan itu mendapat program konversi minyak tanah ke gas elpiji.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Adi Prihantara menjelaskan usulan program konversi untuk Kecamatan Tambelan disetujui oleh Kementerian ESDM.

Dengan mendapat program itu, maka HET gas elpiji ukuran 3 kilogram di Tambelan akan turun dan sesuai dengan HET Rp30 ribu per tabung. Tambelan sendiri adalah salah satu pulau terluar dan terdepan Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Bintan. “Usulan konversi minyak tanah ke gas elpiji telah disetujui,” kata dia, kemarin.

Dia melanjutkan dengan persetujuan itu, harga gas elpiji 3 kilogram atau biasa disebut gas melon yang selama ini terbilang mahal, menjadi lebih murah.

Jatah yang digunakan untuk memasok gas elpiji 3 kilogram ke Tambelan di Kabupaten Bintan itu memakai kuota daerah Singkawang, Kalimantan Barat, yang berjarak tempuh lebih dekat. “Karena kalau dari sinikan (Pulau Bintan) jauh, jadi memakai kuota Singkawang. HET-nya disesuaikan dengan biaya transportasi, kemungkinan Rp 30 ribu per tabung,” ungkap Adi.

Selama ini pasokan gas elpiji 3 kilogram di Kecamatan Tambelan masih mengandalkan distribusi tak resmi dari daerah Singkawang. Hal ini dilakukan karena warga di Tambelan sudah beralih dari kompor minyak tanah ke gas elpiji.

“Kami tidak inginkan lagi ada warga Tambelan ditangkap hanya karena mengangkut gas dari daerah Singkawang (Kalimantan) seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu. Dari kejadian itu, kita berupaya dan mengusulkan ke kementrian, dan Alhamdulillah sudah disetujui,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh dari Camat Tambelan Hidayat menyebutkan harga gas elpiji 3 kilogram sebelumnya dijual Rp36 ribu per tabung. Selain harganya yang fantastis, pasokannya pun bergantung pada aktivitas kapal-kapal ikan yang biasa hilir mudik dari Tambelan ke Singkawang, Kalimantan Barat.

Jika musim cuaca bagus, pasokan tabung gas dari Singkawang dalam seminggu masuk dua kali ke Tambelan. “Ya sejauh ini sudah tidak ditangkapi lagi sama polisi di Singkawang. Jadi pasokan masih aman,” jelasnya. novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com