SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Hibah Alat Praktikum Mubazir

  • Reporter:
  • Senin, 21 Agustus 2017 | 15:00
  • Dibaca : 226 kali
Hibah Alat Praktikum Mubazir
ilustrasi

PINANG – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Kepri menemukan banyak bantuan hibah dari Pemprov Kepri yang mubazir seperti bantuan alat praktikum ratusan juta ke sekolah-sekolah karena tak pernah digunakan. Ada juga bantuan sosial yang tak bisa dipertanggungjawabkan karena kegiatannya fiktif.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Kepri tahun 2016, terdapat belanja barang atau jasa yang diserahkan kepada masyarakat pada Dinas Pedidikan (Disdik) Provinsi Kepri sebesar Rp150,6 miliar dari anggara Rp159,4 miliar. Hasil konfirmasi yang dilakukan BPK, diketahui penerima hibah barang yang tidak pernah mengusulkan permohonan hibah kepada Disdik.

Beberapa penerima yang menjadi temuan BPK yakni SMA Negeri 4 Batam yang menerima alat ukur IPA berbasis IT untuk SMA di Provinsi Kepri dengan nilai Rp133.485.000. Selain itu, SMKN 1 Gunung Kijang/SMKN 3 Bintan menerima hibah pengadaan alat petunjuk kegiatan pengajaran kejuruan modern berbasis multimedia jenjang SMK dengan nilai Rp138.303.000. Alat dengan harga yang sama juga diterima SMK Pembangunan Tanjungpinang.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pendidikan Kepri Arifin Nasir mengatakan, semua pemberian beasiswa dan bantuan hibah yang diberikan kepada penerima sudah sesuai mekanisme yang berlaku. Pemberian bantuan dana hibah diberikan secara selektif dan telah dilakukan survai lapangan. “Kita dalam melaksanakan realisasi pencairan anggaran dana hibah dan lainnya di Disdik sudah sesuai mekanisme dan arahan Gubernur. Sebelum memberikan beasiswa yang bersumber dari dana hibah, tim yang menangani ini telah menyurvei dan mewawancarai penerima,” jelasnya di Tanjungpinang, Minggu (20/8).

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com