SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Hinterland Kekurangan Guru PNS

  • Reporter:
  • Jumat, 15 Desember 2017 | 15:51
  • Dibaca : 110 kali
Hinterland Kekurangan Guru PNS
Ilustrasi foto Teguh Prihatna.

SEKUPANG – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Arifin Nasir berharap guru honorer bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil pasca dicabutnya moratorium penerimaan CPNS tahun depan. Harapan ini sudah disampaikan ke Gubernur Kepri untuk kemudian diteruskan ke Presiden.

“Kami sudah sampaikan ke Gubernur, agar CPNS yang diberikan kesempatan adalah mereka yang sudah melaksanakan pengabdian sebagai guru honor. Karena mereka sudah mengabdi 5-8 tahun. Kasihan kalau tidak diberi kesempatan,” ujarnya di Sekupang, Rabu (13/12/2017).

Saat ini ada 2.600 orang guru honor yang digaji dari APBD Kepri. Sedangkan guru yang berstatus PNS sebanyak 2.500 orang. Dari jumlah 2.600 guru honor tersebut, Arifin berharap 500 orang bisa diangkat menjadi CPNS. Tapi kalau pun tidak sebanyak itu, minimal bisa diakomodir 100 guru. “Minimal 100. Kalau tidak kami akan sulit membangun pendidikan di Kepri,” kata Arifin.

Dia menambahkan, dengan jumlah 5.000-an guru honor dan PNS tersebut, Kepri masih kekurangan guru tingkat SMA sederajat. Kekurangan terjadi khususnya untuk daerah-daerah di Natuna, Anambas, dan Lingga (NAL). “Daerah hinterland kami juga masih banyak kekurangan guru. Seperti di Belakangpadang (Batam), Dabo (Lingga), Kundur (Karimun), Natuna, Anambas,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com