SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Hobi Makan di Restoran Michelin

  • Reporter:
  • Rabu, 11 April 2018 | 16:24
  • Dibaca : 196 kali
Hobi Makan di Restoran Michelin

ANDREY Andreev punya selera makan yang sangat spesifik. Favoritnya adalah Restoran Novikov di London. Tidak hanya suka makan, Andrey juga hobi memasak.

Tidak jarang Andrey meminjam jaket chef dan datang ke dapur untuk menunjukkan kemampuannya memasak. Dengan cekatan, dia mengolah ikan laut yang tersedia di dapur. Selain mengelola situs kencan online terbesar di dunia, Andrey juga hobi kuliner. Dia bisa menjawab rekomendasi restoran kaviar terbaik yang ada di Paris, misalnya. Bagi para CEO teknologi, makanan seringnya menjadi sesuatu yang tidak penting. Mereka sangat fokus bekerja dan mungkin lebih memilih memesan makanan dari aplikasi ketika sampai di rumah. Bagi Andrey, makanan adalah passion utamanya.

Bahkan, begitu penting bagi dia hingga ada momen ketika dia mengunjungi beberapa restoran termahal di London hampir setiap hari. Begitu hobinya dengan kuliner, dia sampai membuat resepnya sendiri. Tetapi yang menarik, Andrey tidak menghabiskan banyak waktu di restoran seperti kebanyakan orang. Dia tidak datang, membaca menu, lalu makan dan meminum wine dan bersantai. Dia memilih memesan terlebih dulu di restoran sehingga ketika datang, makanannya sudah siap. “Restoran LíAtelier de Joël Robuchon ada di sebelah kantor saya. Saya pernah datang setiap hari untuk makan siang,” ujar Andrey.

Sebelum datang, Andrey mengaku akan menelepon dan berkata, “Saya akan datang lima menit lagi.” Restoran pun akan langsung menyiapkan menu pesanannya. L’Atelier merupakan restoran set menu dengan 5, 6, bahkan 8 menu makanan sekaligus. “Saya makan dengan sangat cepat, bahkan menciptakan rekor. Hanya 12 menit. Bahkan, wanita yang ada di resepsionis bercanda, menyebutnya lebih cepat daripada McDonald’s,” tuturnya. Setiap pekan, Andrey setidaknya mengagendakan makan siang di restoran dengan kelas Michelin Star, restoran dari buku panduan restoran kelas dunia Michelin Guide.

Uniknya, dia tidak menghabiskan waktu lebih lama dari 30 menit. “Anda hanya menghabiskan 20 menit, 30 menit maksimum. Anda mendapatkan pe – ngalaman terbaik, yang paling baik, dan setelah itu selesai,” ungkap dia. Ini wajar karena Andrey memiliki kesibukan tinggi. Dia menakhodai aplikasi kencan online terbesar di dunia, Badoo , juga memiliki sejumlah saham di Bumble dan perusahaan lain seperti Chappy dan Blendr. Karena itu, dia tidak punya banyak waktu hanya untuk makan.

“Tetapi, memang saya makan cepat. Ketika saya makan beramai-ramai dengan teman di restoran mewah, saya berkata ‘Sor ry ya , kita hanya punya waktu 40 menit’. Dengan 40 menit ini, Anda bisa melakukan banyak hal yang sama, hanya lebih cepat. Sisanya dapat dimanfaatkan untuk banyak hal lain,” katanya.

Ciptakan Menu Sendiri

Di Novikov, Andrey bahkan mendesain seafood -nya sendiri, bahkan sushi dengan takaran nasi yang lebih sedikit. “Saya ingin mencoba lebih fit, mengurangi asupan karbohidrat,” ucapnya. Ada juga minuman Bloody Andrey, semacam parodi dari koktail Bloody Mary, tapi memiliki campuran jus tomat dan beberapa bumbu unik.

“Saya bilang, ‘Gimana kalau kita ganti bahannya?’. Beberapa minggu kemu – dian, mereka menyebut Bloody Andrey,” katanya terbahak-ba – hak. Di resto ran itu, Andrey dipercaya untuk meng ganti banyak hal, bah – kan chef legendaris Raymond Blanc pernah mengira itu adalah restoran milik Andrey.

Danang

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com