SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Hujan 2 Jam, Air Sungai Seilangkai Meluap

  • Reporter:
  • Senin, 20 Maret 2017 | 15:07
  • Dibaca : 431 kali
Hujan 2 Jam, Air Sungai Seilangkai Meluap
Air sungai Seilangkap. Foto Muhammad Arief.

SINDOBATAM – Hujan yang mengguyur wilayah Batuaji dan sekitarnya selama dua jam membuat air sungai Seilangkai, Sagulung meluap. Aliran sungai tersendat akibat penimbunan dan penyempitan reklamasi oleh pengembang.

Pantauan SINDOBATAM, terlihat tumpukan sampah menyendat aliran sungai Seilangkai. Padahal sungai tersebut merupakan aliran sungai pemukiman milik warga Sagulung dan Batuaji.

Sebelumnya pengembang reklamasi sungai Seilangkai, Sagulung sudah diperingati pihak Kecamatan Sagulung dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam. Namun perusahaan tidak mengindahkannya.

Sudah sepekan terakhir pihak kecamatan memberikan waktu untuk membongkar sendiri jembatan yang mempersempit alur sungai, namun hal tersebut tidak diindahkan.

Terlihat jembatan yang terbuat dari bak kontainer dan sejumlah tiang panca masih berdiri kokoh. Lebar sungai yang dulu mencapai setengah lapangan sepak bola, kini semakin menyempit dan hanya berukuran enam meter.

“kita yang rasakan dampaknya, mereka perusahaan mana mau tahu,” ujar Rian warga Kavling Nato, Senin (20/3/2017).

Ia meminta proses normalisasi alur sungai segera dilakukan agar pemukiman warga tidak terendam banjir. Menurut dia, dampak penyempitan alur sungai menyebabkan air tidak mengalir lancar. “Saat hujan, saluran pembungan tak mampu menampung debit air yang mengalir,” ujarnya.

Camat Sagulung Reza Khadafi mengatakan, jika pihak pengembang belum melakukan pembongkaran, ia menegaskan akan membongkar sendiri jembatan tersebut agar proses normalisasi jambatan segera berjalan.

“Kita akan sita tiang pancang yang menjadi pondasi jembatan. Kita tidak peduli, karena perusahaan juga tidak memperdulikan peringatan kami,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com