SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Huzaifa Bantah Dugaan Korupsi DAK 2017

  • Reporter:
  • Kamis, 15 November 2018 | 16:44
  • Dibaca : 110 kali
Huzaifa Bantah Dugaan Korupsi DAK 2017
Huzaifa Dadang AG Kadisdik Tanjungpinang

PINANG – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tanjungpinang Huzaifa Dadang AG membantah sebanyak 16 Kepala SD dan SMP Tanjungpinang diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

“Itu hanya klarifikasi saja, karena memang di 2017 itu kita mendapat bantuan dari DAKI (Dana Alakosi Khusus),” kata Dadang saat ditemui di Kantor DPRD Tanjungpinang, Rabu (14/11).

Dadang menyampaikan, klarifikasi itu guna menjelaskan terkait pelaksanaan DAK 2017 senilai Rp8,6 miliar yang diperuntukkan pembangunan ruang kelas dan sarana-prasarana SD dan SMP di Tanjungpinang. Menurut dia, klarifikasinya karena dalam pengawasan pelaksanaan pekerjaannya didampingi pihak kejaksaan.

“Waktu itu kan kita minta pendampingan kepada jaksa dalam pelaksanaan kegiatannya. Untuk dana masing-masing sekolah bervariasi, dananya ada yang Rp100 juta, Rp200 juta, dan lain-lain,” kata Dadang.

Dikatakannya, di dalam pelaksanannya diawasi langsung dari aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) di inspektorat. Di dalam APIP itu ada pihak dari kejaksaan. “Pekerjaan DAK ini rumit, maka kita meminta pendampingan dari APIP yang di dalamnya ada kejaksaan,” ujar dia.

Dia menegaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan DAK sudah sesuai dan ketentuan dan aturan yang berlaku. “Tidak ada masalah, itu hanya klarifikasi saja,” katanya.

Dadang menyampaikan masalah ini tidak dilaporkan ke Wali Kota Tanjungpinang Syahrul karena dianggapnya tidak perlu untuk dilaporkan ke wali kota. “Laporan itu yang baik-baik saja, yang jelek tak usah disampaikan,” kata dia.

Sebelumnya, kejaksaan mencium indikasi korupsi dalam pelaksanaan pembangunan ruang kelas dan sarana prasarana SD dan SMP dengan total anggaran pembangunan senilai Rp8,6 miliar dan bersumber dari DAK lewat APBD Tanjungpinang 2017. Pengguna anggarannya adalah Disdik Tanjungpinang. Hanya saja, kejaksaan belum mau membeberkan substansi pemeriksaan termasuk mengungkap jumlah anggaran yang dikorupsi dengan alasan masih dalam tahap penyelidikan.

m bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com