SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

IBA Food Chain & Trade Expo 2019, Ajang Promosikan Produk-Produk UMKM

  • Reporter:
  • Senin, 2 Desember 2019 | 15:27
  • Dibaca : 90 kali
IBA Food Chain & Trade Expo 2019, Ajang Promosikan Produk-Produk UMKM
Salah satu stand peserta IBA Food Chain & Trade Expo 2019 di Mall Botania 2, Batam Centre, kemarin. F iwan sahputra

BATAMKOTA – Internasional Bussines Association (IBA) sukses menggelar IBA Food Chain & Trade Expo 2019 di Mall Botania (MB2) mulai dari tanggal 29 November hingga 1 Desember 2019.

Kegiatan ini mampu memberikan kesempatan kepada UMKM, industri, waralaba, investor dan stakeholder untuk mempromosikan produk-produknya. Ketua Internasional Bussines Association, Shan Shan mengatakan, beberapa stand luar negeri seperti Taiwan Invention Product Promotion Association (TIPPA) dari Taiwan dan Decho Bio International SDN. BHD dari Penang, Malaysia.

Selain itu, katanya, kegiatan tersebut juga diikuti UMKM dari provinsi lain di Indonesia dan 4 group exhibitor besar dari Taiwan yang ikut mengisi stand, yaitu Group Changhua, Group Zhong, Group Yan dan Group Justin. “Ada juga dari negara Singapura, Norwegia, Thailand, Jepang, Taiwan, China dan Malaysia,” katanya.

Ia mengatakan, mereka selama tiga hari menawarkan produk-produk unggulan. Di antaranya, makanan, minuman, kosmetik hingga pakaian. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para Investor mencari peluang usaha baru.

Selama kegiatan tersebut, lanjutnya, pihaknya juga menyediakan 45 translator untuk setiap stand luar negeri untuk memudahkan komunikasi.

“Kami memang mencari snack-snack dari seluruh Indonesia yang siap kami ekspor. Kami juga mau show ke mereka ada snack tradisional bisa dijual ke mereka dan ada pengusaha yang tertarik,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, expo itu adalah acara yang besar dan juga akan membantu UMKM mempromosikan usahanya.

“Acara ini adalah luar biasa, tapi akan lebih luar biasa lagi kalau diadakan di seluruh kabupaten atau kota yang ada di Kepri ini,” kata Isdianto.

Ia mengatakan, melalui event tersebut masyarakat berbondong-bondong untuk datang dan itu adalah salah satu cara untuk mengangkat UMKM, yakni meningkatkan perekonomian menegah ke bawah.

“Ekonomi menegah ke bawah itu harus diperhatikan dan itulah pelaku-pelaku ekonomi yang sebenarnya. Sektor unggulan di Kepri untuk ke depannya ada tiga, pertama adalah sektor parawisata, kedua sektor perikanan dan kelautan, ketiga sektor pertanian,” ujarnya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com