SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

IKSB Batam Santuni 610 Anak Yatim

  • Reporter:
  • Senin, 27 Mei 2019 | 15:41
  • Dibaca : 117 kali
IKSB Batam Santuni 610 Anak Yatim
Pengurus IKSB Batam foto bersama saat buka bersama di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Baloi, Sabtu (25/5). f romi kurniawan

BATAMKOTA – Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Batam santuni 610 anak yatim dari sembilan kecamatan dalam acara buka bersama di Masjid Bukit Indah Sukajadi, Baloi, Sabtu (25/5). Panitia menyediakan 1.000 takjil dan 1.000 nasi kotak untuk anak yatim dan jamaah masjid.

Acara santunan anak yatim dan berbuka puasa bersama IKSB dihadiri oleh Ketua IKSB Batam Ali Ichsan, Asisten Asisten Administrasi Umum Setdako Batam Zarefriadi, Ketua Gema Minang Antoni Lendra, dan seluruh IK se-Kota Batam.

Sekjen IKSB Batam Deny Aslan mengatakan, santunan anak yatim dalam bulan Ramadan oleh IKSB ini merupakan acara tahunan, dan setiap tahun memberikan rezeki untuk anak yatim.

“Acara ini merupakan usulan dari Bundo Kanduang, dan kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Bundo Kanduang,” ujarnya.

Ia terima kasih kepada para dermawan yang memberikan kepercayaan kepada IKSB untuk menyalurkan kepada yang berhak mendapatkannya, dan juga kepada pengurus Masjid Bukit Indah Sukajadi yang memberikan tempat.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KORAN SINDO BATAM sebagai media partner IKSB Batam, semoga acara kami terus dibaca oleh sanak saudara orang Minang di Batam,” ujarnya.

Meskipun ekonomi Batam lesu menurut media, tapi IKSB Batam tidak akan berkurang memberikan santunan dan bantuan sosial lainnya kepada perantau Minang di Batam.

“Kami ada untuk saudara kami, jadi jangan beranggapan sendirian di tanah rantau,” kata Deny.

Ketua Panitia Santunan Anak Yatim IKSB Batam, Wahyudi mengatakan, berbagi bersama anak yatim dari IKSB ini sudah dimulai semenjak berdirinya IKSB pada 1984 di Batam, dan sampai saat ini terus berbagi berkah.

“Untuk anak yatim di perantauan, jangan bersedih. Kami ada untuk melindungi dan mengayomi saudara Minang di perantauan,” kata Wahyudi.

Santunan ini juga mengundang anak panti asuhan dari 9 kecamatan di Batam, karena IKSB hanya dapat menjangkau daerah mainland. “Daerah hinterland kami tidak dapat menjangkaunya, jadi tahun ini hanya sembilan daerah mainland saja,” ujarnya.

Selain santunan anak yatim dan berbuka bersama, persatuan IKSB Batam juga mengadakan acara pulang basamo mengunakan mobil. “Karena ongkos pesawat mahal, jadi IKSB membuat acara pulang basamo dengan para perantau yang ada di Batam,” ungkap Wahyudi.

Wahyudi berharap acara yang digelar IKSB Batam dapat meringankan saudara Minang di perantauan. Hal itu merupakan tujuan adanya ikatan Minang di Batam khususnya. “Namanya saja bersaudara, harus membantu sesama saudara di perantauan,” katanya. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com