SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Industri Halal Kekuatan Baru Ekonomi Batam

  • Reporter:
  • Senin, 22 Juli 2019 | 14:42
  • Dibaca : 105 kali
Industri Halal Kekuatan Baru Ekonomi Batam
ilustrasi

BATAMKOTA – Badan Pengusahaan (BP) Batam yakin industri halal atau pengembangan ekonomi keuangan berbasis syariah merupakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di Batam. Sebagai daerah yang memiliki letak strategis, Batam dinilai sudah waktunya mengambil bagian dalam pengembangan ekonomi syariah.

Kepala BP Batam Edy Putra Irawady mengatakan, Batam sangat memiliki peluang besar dalam pengembangan produk halal berbasis syariah.“Produk halalan thayyiban ini sangat baik untuk menggugah kreatifitas dan inovasi industri syariah, hal ini didukung oleh keunggulan yang komparatif dan kompetitif yang dimiliki oleh Batam,” ujarnya, Minggu (21/7).

Menurut dia, potensi pasarnya sangat besar, tak hanya dalam negeri tapi juga luar negeri terutama negara-negara Islam di Timur Tengah. Ia mencontohkan, ekspor Batam ke Kazakhstan dalam periode Januari-April mencapai USD147 juta, hal ini membuktikan bahwa pasar industri halal sangat besar.

Dalam pengembangan produk syariah halalan thayyiban berbasis Informasi dan Teknologi (IT), sambungnya, akan menghadapi dua tantangan. Pertama, berbasis IT pada light touch (sentuhan langsung) yang merupakan regulasi dan birokrasi yang tidak perlu banyak mengganggu. Kedua, tidak perlu invisible authority (otoritas yang tidak terlihat) bebas tanpa mengalami gangguan dari pihak lain.

Produk halalan thayyiban diperlukan ekosistem yang baik, tantangannya adalah membangun light touch artinya regulasi dan birokrasi jangan terlalu banyak mengganggu selanjutnya no invisible authority atau peraturan yang mengganggu. “Kedua itu namanya ekosistem berbasis syariah dan Batam punya potensi besar untuk produk itu,” kata Edy.

Hal itu akan menunjukan semakin banyak usaha berbasis syariah dan mendorong tumbuhnya para pelaku ekonomi baru dan wiraswasta serta wadah pemberdayaan komunitas dan individu. Ini dapat dicapai melalui penguatan nilai halal dengan mengembangkan ekosistem dari berbagai tingkat bisnis seperti di bidang fashion syar’i, makanan halal, wisata halal, ekonomi kreatif, halal industri logistik dan energi terbarukan dimana peluang ekonomi tersebut sejalan dengan pengembangan Batam saat ini dan kedepannya.

“Kami yakin dengan peran serta BI Kepri dan seluruh elemen di Kota Batam, BP Batam akan terus berkomitmen dan mendukung penuh langkah-langkah strategis dalam upaya mendorong pertumbuhan produk halal berbasis keuangan syariah khususnya Kepri yang berkelanjutan ( sustainable )di tahun 2019 ini,” jelasnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Fadjar Majardi mengatakan, pihaknya mengajak semua elemen dan para pelaku ekonomi baru. Mendukung upaya perbaikan ekonomi khususnya Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional yang notabene penduduk muslim terbesar harus mengambil peran dalam persaingan dengan negara lainnya.

“Pengembangan ekonomi syariah, UMKM, maupun industri halal sebagai suatu ekosistem yang utuh dalam local halal value chain (rantai nilai halal daerah) dengan memanfaatkan kearifan lokal merupakan langkah yang tepat untuk mengoptimalkan besarnya potensi ekonomi syariah di Batam,” kata Fadjar.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com