SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Inter dalam Bahaya

  • Reporter:
  • Selasa, 15 Mei 2018 | 14:43
  • Dibaca : 82 kali
Inter dalam Bahaya

MILAN – Inter Milan harus bersiap mengubur harapannya tampil di Liga Champions pada musim depan setelah gagal mengalahkan Sassuolo.

Meski demikian, Pelatih Luciano Spalletti enggan menyalahkan pemainnya. Mimpi buruk ini dialami Inter karena tidak mampu memaksimalkan dukungan penuh Interistiyang hadir di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu (13/5). Walau penguasaan bola menembus 72% dan melakukan 15 upaya di mana sembilan di antaranya menuju sasaran, I Nerazzurri dipaksa menyerah 1-2 dari Sassuolo. Dua gol yang dicetak Sassuolo lewat Matteo Politano (25) dan Domenico Berardi (72) menghadirkan bencana bagi tuan rumah. Kendati Inter bisa membalas melalui Rafinha (80), ke – kalahan pada laga ke-37 Seri A itu tetap tidak bisa dihindari.

Alhasil, Ivan Perisic dkk terancam gagal masuk empat besar. Masa depan Inter dalam bahaya lantaran tetap stagnan di peringkat 5 dengan 69 angka. Itu berarti AS Roma sudah dipastikan mewakili Italia di Liga Champions musim depan menemani Napoli dan Juventus. “Ini tidak pernah menjadi kesalahan satu pemain,” ucap Spalletti, dilansir Skysport. Kekalahan dari Sassuolo membuat Inter berpotensi absen di Liga Champions untuk keenam kali secara beruntun. Agar skenario buruk itu tidak terjadi, Inter wajib mengalahkan Lazio pada partai penutup Seri A, Senin (21/5), di Stadio Olimpico.

Maklum, Inter kini tertinggal dua angka dari Lazio. Tapi, itu juga dengan syarat Lazio kalah saat menyambangi Crotone tadi malam. Jika I Biancocelesti memetik kemenangan, otomatis Inter hanya tampil di Liga Europa lantaran tertinggal lima angka dengan tersisa satu laga. “Kekalahan ini jelas menyakitkan. Tapi, kami menampilkan permainan bagus. Kami hanya tidak bisa bangkit dengan cepat setelah kebobolan. Dari segi kekuatan fisik, kami sebenarnya tidak mengalami kesulitan. Tapi, ada kalanya kami agak kebingungan. Kami juga menyia-nyiakan banyak kesempatan,” ujar Spalletti.

Selain mengancam partisipasi di Liga Champions, hasil ini juga menambah catatan buruk Inter sepanjang musim ini. Memulai kampanye dengan melewati 16 laga tanpa kalah dan sempat merebut posisi pertama, Inter kini berada di ujung tanduk. Sementara di kancah Coppa Italia, mereka terhenti di perempat final karena disingkirkan AC Milan. “Saya menyapa pemain karena mereka telah mengerahkan segenap kemampuan. Mereka terlihat terpukul setelah pertandingan. Selanjutnya masih ada satu pertandingan lagi melawan Lazio,” tutur Spalletti. Mauro Icardi ikut mengomentari prestasi Inter yang terus menurun.

Penyerang asal Argentina itu mengaku kecewa dengan hasil musim ini. “Kami memulai musim dengan luar bisa. Tapi, kemudian performa kami menurun. Namun, satu hal yang bisa saya katakan, saya sangat bangga dengan apa yang telah kami lakukan,” ujarnya. Icardi mengakui merebut tiket Liga Champions merupakan salah satu misi utama Inter sejak awal. Tapi, terkadang ada saja hambatan. “Kami selalu mengawali musim dengan itu sebagai target. Namun, kami tidak pernah mampu mewujudkannya,” ungkap pemain berusia 25 tahun itu. Pada kesempatan itu, Icardi juga mengomentari masa depannya bersama Inter.

Walau masih punya kontrak hingga 30 Juni 2021 dan tampil cukup bagus pada musim ini dengan total 28 gol dari 35 laga, dia mengaku belum tahu apakah akan terus bertahan. Hal ini diungkapkan Icardi menyusul banyaknya spekulasi. Penyerang yang konon mempunyai nilai mencapai 120 juta euro itu kabarnya diincar Real Madrid, Barcelona, Manchester City, Manchester United, dan Chelsea.

Dia menyatakan akan menyerahkan semua keputusan kepada klub. “Jika keberadaan saya memberi pengaruh bagus bagi tim dan diminta bertahan, saya akan bertahan. Tapi, jika sebaliknya, saya akan pergi. Karena itu, saya akan ber – bicara dulu kepada petinggi klub,” sebut Icardi.

M mirza

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com