SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Investasi Apartemen Menjanjikan

Investasi Apartemen Menjanjikan

Ekonomi Batam yang belum 100 persen pulih membuat investor selektif membelanjakan dananya. Namun tak sedikit yang melihat ini waktu yang tepat untuk berinvestasi di bidang properti.

Marketing Manager CitraPlaza Nagoya Andri mengatakan, salah satu investasi properti terbaik di Batam saat ini adalah apartemen. Sebab umumnya berada di tengah kota sehingga mudah disewakan kepada turis asing maupun domestik.

“Investasi di apartemen menjanjikan keuntungan dari kenaikan capital gain yield. Apalagi dalam dua tahun ke depan ekonomi Batam diprediksi akan pulih. Ditandai dengan bergeraknya industri galangan kapal,” kata Andri saat acara buka puasa bersama dan media gathering di Marketing Galery CitraPlaza Nagoya, di Nagoya City Walk, Senin (28/5/2018).

Menurutnya, masih banyak investor optimistis ekonomi Batam akan segera bangkit. Apalagi saat ini tingkat kunjungan turis asing seperti Malaysia dan Singapura tetap stabil. Tingginya minat investor terhadap apartemen Batam dapat dilihat dari tingginya minat investor terhadap CitraPlaza Nagoya. “Selain investor dari Batam dan sekitarnya, ternyata dari luar Batam juga banyak tertarik,” kata Andri.

Ketertarikan itu, menurutnya, tak lepas dari lokasi CitraPlaza Nagoya yang strategis di Central Business District (CBD) di Kota Batam. Mega superblock CitraPlaza Nagoya merupakan kawasan mixed-use seluas 6,3 hektare. Di kawasan itu akan dibangun apartemen terintegrasi dengan berbagai fasilitas seperti pusat belanja, hotel, lifestyle centre, sport centre, dan lain-lain.

Nantinya akan dibangun 9 tower apartemen, 1 tower hotel dan mal secara bertahap, serta redevelopment pusat perbelanjaan yang sudah ada. “Kami punya konsumen pengusaha sarang walet dari Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau. Dia membeli 11 unit apartemen sekaligus,” ujar Andri.

Andri menyebutkan, menurut hitung-hitungan konsumen, dengan cara bayar in-house 60 kali (5 tahun), dia harus mengeluarkan total Rp4 miliaran. Namun dia hanya membayar Rp2 miliaran. Sebab, setelah serah terima 2,5 tahun kemudian, cicilannya akan dibayarkan dari pendapatan sewa unit apartemen tersebut.

“Saat ini harga sewa apartemen di Nagoya rata-rata Rp8 juta per bulan. Sementara ekspektasi harga sewa konsumen tadi sangat konservatif, Rp6 jutaan per bulan. Itu sudah bisa menutup cicilan 2,5 tahun berikutnya setelah serah terima. Diperkirakan dalam 10 tahun dia sudah balik modal,” kata Andri.

Progres pembangunan CitraPlaza Nagoya saat ini sudah dalam tahap pembangunan sub structure (pondasi). Ditargetkan bagian pondasi ini selesai akhir tahun. Dilanjutkan tahap upper structure, pembangunan retail podium (empat lantai), setelah itu pembangunan tower pertama. “Serah terima dilakukan bertahap pada pertengahan 2021,” kata Andri.

Pihaknya optimistis target penjualan CitraPlaza Nagoya tahun ini Rp200 miliar akan tercapai. Sebab, hingga pertengahan Mei ini sudah mencapai 60 persen dari target. Tower pertama sudah terjual 80 persen dari 708 unit. “Kami berharap Juli-Agustus dapat merilis tower kedua,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com