SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

ITEBA Buka Tiga Prodi Baru

  • Reporter:
  • Selasa, 12 November 2019 | 15:17
  • Dibaca : 81 kali
ITEBA Buka Tiga Prodi Baru
Penandatanganan kerja sama ITEBA dan Institut Teknologi Bandung untuk pembukaan tiga prodi baru di kampus ITEBA, Tiban, kemarin. /ahmad romadi

BATAM – Institut Teknologi Batam (ITEBA) akan membuka tiga program studi baru pada tahun akademik 2020/2021 mendatang. Bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), prodi itu yakni kewirausahaan, manajemen bisnis internasional dan hukum bisnis.

Rektor ITEBA, Moch Sukrisno Mardyanto mengatakan kampusnya mengembangkan sekolah bisnis, manajemen, dan hukum dengan tiga program studi baru.

Pertama, Program Studi Sarjana Kewirausahaan dengan kekhususan Kewirausahaan Digital dan Kewirausahaan Kreatif. Kemudian, Program Studi Sarjana Manajemen dengan kekhususan Bisnis Internasional dan Program Studi Sarjana Hukum Bisnis. Pada awal berdiri, ITEBA memiliki dua fakultas dan enam program studi.

“Rencananya penerimaan mahasiswa baru, prodi akan mulai dilakukan pada tahun ajaran 2020/2021 mendatang,” kata Sukrisno, Senin (11/11).

Dekan Sekolah Bisnis dan Manajemen, ITB, Sudarso Kaderi Wiryono mengatakan pembukaan tiga prodi baru ITEBA upaya ITB berperan serta dalam mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia. Guna menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, Sekolah Bisnis mendampingi ITEBA dalam dan Manajemen Institut Teknologi Bandung akan berperan serta mengembangkan ketiga program studi baru ini.

“Latar belakang pendirian ketiga program studi baru ini didasari pada kondisi dunia bisnis yang sedang berada pada era Volatile, Uncertain, Complex dan Ambiguous (VUCA),” kata Sudarso.

Dia menjelaskan Program Studi Sarjana Kewirausahaan dengan kekhususan Kewirausahaan Kreatif dan Kewirausahaan Digital didirikan untuk mendukung perkembangan Industri Kreatif Indonesia dan perkembangan ekonomi digital yang menjadi peluang sekaligus tantangan utama dunia bisnis.

Sebagai konsekuensi dari perkembangan ekonomi digital, persaingan bisnis yang tidak mengenal batas regional menuntut dunia bisnis untuk dapat berkembang secara global.

Kemudian, Program Studi Sarjana Manajemen dengan kekhususan Bisnis Internasional didirikan untuk menjawab tantangan tersebut. Di sisi lain, karakter dari industri kreatif dan ckonomi digital yang berbasiskan kekayaan intelektual memerlukan kepastian hukum yang secara spesitik terkait dengan Hak Kekayaan Intelektual, Hukum Teknogi, dan Hukum Internasional.

“Hal inilah yang menjadi latar belakang pendirian Program Studi Hukum Bisnis,” jelasnya.

Dalam mengembangkan ketiga program studi baru ini, pendekatan outcome-based learning yang berfokus pada penciptaan kompetensi lulusan yang menijawab kebutuhan pasar akan digunakan.

Metode pembelajaran akan didesain dengan menggunakan pola experiential learning sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal. Lulusan dari ketiga proeram studi baru ini diharapkan akan menjadi sumber
daya manusia Indonesia unggul yang dapat membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com