SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jadi Pengusaha Wanita, Siapkan Mental Baja

  • Reporter:
  • Senin, 25 Maret 2019 | 12:44
  • Dibaca : 65 kali
Jadi Pengusaha Wanita, Siapkan Mental Baja
Penasihat TP PKK Kepri Noor Lizah Nurdin menjadi narasumber pada sesi talkshow Womenpreneur Day 2019 di Atrium Mega Mall Batam, Minggu (24/3). /HUMAS PEMPROV KEPRI

BATAM – Penasihat Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepri Noor Lizah Nurdin mengatakan, menjadi wanita sekaligus pengusaha mempunyai tantangan sendiri karena harus membagi waktu antara mengurus keluarga dan memajukan usaha. Agar semua berjalan lancar harus punya mental baja.

“Jadi wanita itu jangan suka merengek. Sedikit-sedikit minta ke suami, sedikit-sedikit minta bantuan suami. Seorang wanita itu juga harus tangguh, harus mandiri. Harus punya mental kuat. Apalagi bila seorang pengusaha, mesti bermental baja, ” kata Noor Lizah saat membuka acara Womenpreneur Day 2019, dengan tema The Art of Womenpreneur dan sekaligus menjadi narasumber pada sesi talkshow di Atrium Mega Mall Batam, Minggu (24/3) . Acara tersebut bersempena dengan acara tahunan Komunitas Tangan di Atas (TDA) Perempuan Batam dan Kepri.

Turut hadir Perwakilan Bank Indonesia Kepri Jaja Somantri, Majelis Wali Amanah (MWA) Gunawan Sila, Wakil Sekretaris Umum TDA Deni Rifai, Ketua Pusat TDS Perempuan Roesita Tanti.

Noor Lizah mengatakan era emansipasi saat ini membuat wanita tidak lagi terkurung oleh pekerjaan rumah saja. Mereka telah mempunyai kebebasan untuk melakukan kegiatan apa yang mereka inginkan. Termasuk menjadi pengusaha.

Semua pengusaha, lanjut Noor Lizah, baik wanita maupun pria sama saja. Tapi bagi wanita ada tantangan tersendiri. Apalagi bagi wanita yang telah berkeluarga. Mereka mempunyai tanggung jawab atas suami dan anak yang serta merta tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada asisten rumah tangga atau anggota keluarga lainnya.

Mastercard Index of Women Entrepreneurs-MIWE mencatat pengusaha wanita cenderung mengalami perkembangan pesat. Kendati sebanyak 62,4 persen wanita menjalankan usahanya karena terdorong oleh kebutuhan. Jumlah wanita wanita pengusaha di Indonesia saat ini adalah 14,3 juta orang, sebelumnya 12,7 juta orang pada tahun 2017. Artinya mengalami peningkatan 1,6 juta orang.

Menurut Noor Lizah, banyak teladan wanita pengusaha sukses Indonesia saat ini, mulai dari usia tua sampai wanita-wanita muda sukses di bawah 30 tahun. Bahkan majalah Fobes baru-baru ini mencatat 6 nama wanita pengusaha muda Indonesia, di antaranya Peggy Hartanto yang bergerak di bidang fashion, Helga Angelina Tjahjadi di bidang restoran, Carline Darjanto bidang fashion, Mesty Ariotedjo bidang kesehatan, dan banyak lainnya.

“Namun sama dengan teladan lain. Setiap wanita harus mengukurnya dengan kapasitas diri sendiri. Jangan sampai menjadi wanita pengusaha justru membuat beban bertambah atau pun memunculkan masalah baru,” ujar Noor Lizah.

Dalam menjalankan peran sebagai pengusaha wanita, tambah Noor Lizah, ada empat hal yang perlu diperhatikan, yakni jangan terlalu berempati supaya tidak mudah ditipu dan diperdayakan. Sering dihantui rasa takut gagal sehingga menjadi tidak percaya diri. Rentan untuk stress. Maka, wanita pengusaha harus pandai-pandai mengelola emosinya. Terakhir, kultur budaya yang masih memandang sebelah mata terhadap usaha wanita.

“Tapi tak perlu khawatir, buktikan pada keluarga bahwa menjadi womenpreneur untuk masa depan terbaik keluarga,” kata Noor Lizah memberi semangat.

Ketua TDA Perempuan Batam Lilis Rowiana menyebutkan komunitas TDA saat ini terbesar di Indonesia. TDA Perempuan banyak melaksanakan berbagai program yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, program edukasi bisnis, peningkatan kapasitas perempuan, perlindungan anak, edukasi internet sehat, kopi darat (kopdar) berkonsep edukasi, parenting dan tata kelola keuangan.

“Kegiatan kami lebih pada kegiatan sosial yang melatih menajeman emosi. Menejemen hati. Karena yang kami hadapi adalah masalah wanita kompleks. Jadi harus banyak sabar karena tujuan kami untuk membangun SDM perempuan,” jelas Lilis.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com