SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jaksa Masih Teliti Berkas Perkara Korupsi UMRAH

Jaksa Masih Teliti Berkas Perkara Korupsi UMRAH
ilustrasi

PINANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri masih meneliti berkas perkara atas nama 4 tersangka kasus dugaan korupsi proyek di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang. Keempat tersangka tersebut adalah. Herry Suryadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen, Direktur PT Jovan Karya Perkasa Hendri Gultom selaku kontraktor pelaksana, Ulzana Ziezie Rachma Ardikusuma dan Yusmawan selaku distributor barang kebutuhan proyek.

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kepri Ferry Tass mengatakan, pihaknya telah menerima pengembalian berkas perkara (P19) dari Penyidik Polda Kepri, Senin (4/12/2017). “Sekarang masih diteliti jaksa. Kalau masih ada yang kurang, akan dikembalikan lagi ke penyidik untuk dilengkapi,” kata Ferry dihubungi melalui telepon, Selasa (5/12/2017).

Ia mengatakan, Kejati Kepri mendukung penuh penanganan perkara korupsi yang ditangani Polda Kepri. Jika berkas perkaranya bisa dilengkapi dengan cepat dan dinyatakan lengkap, akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. “Semakin cepat dilengkapi semakin cepat pula dilimpahkan ke pengadilan,” katanya.

Seperti diketahui, saat ini UMRAH tengah didera permasalahan dengan mencuatnya kasus dugaan korupsi proyek pengadaan program integrasi sistem akademik dan administrasi di UMRAH, yang dibiayai APBN 2015 dengan pagu anggaran Rp30 miliar. Selain itu, ada dua paket proyek lain yaitu pengadaan barang sarana dan prasarana untuk Studi Kemaritiman antara UMRAH dengan PT Kiera Inti Energi. Paket ini bernilai Rp40 miliar. Satu paket lagi adalah pekerjaan pengadaan barang sarana dan prasarana untuk Studi Alternatif pada Daerah Kepulauan antara UMRAH dengan PT Azka Indo Teknik. Anggaran proyek paket ini sbesar Rp30 miliar.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com