SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jalan DI Panjaitan Langganan Banjir

  • Reporter:
  • Senin, 5 November 2018 | 11:41
  • Dibaca : 55 kali
Jalan DI Panjaitan Langganan Banjir
Sejumlah pekerja dari UPT Pengelolaan Infrastruktur dan Pemeliharaan Dinas PU Provinsi Kepri membelah marka jalan untuk mengatasi banjir di Jalan DI Panjaitan, Minggu (4/11).F Muhammad Bunga Ashab

PINANG – Hujan deras yang mengguyur Tanjungpinang menyebabkan banjir di jalan utama Tanjungpinang, tepatnya di Jalan DI Panjaitan, depan SBPU Kilometer 7, Minggu (4/11). Jalan ini menjadi langganan banjir dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu dikeluhkan pengguna jalan karena arus lalu lintas terganggu.

Pantauan KORAN SINDO BATAM, banjir yang menggenangi jalan setinggi lutut orang dewasa disebabkan hujan turun sejak pagi hingga siang. Akibat banjir ini kendaraan yang lewat dari arah Kilometer 6 menuju Kilometer 8 dan sebaliknya macet panjang karena mengantre untuk melewati genangan air. Bahkan sebagian pengendara, khususnya roda dua tidak berani menerobos banjir karena takut mogok. Pengendara lebih memilih jalan alternatif lain dan putar balik.

Untuk mengatasi banjir ini sejumlah petugas dari unit pelaksana teknis (UPT) pengelolaan infrastruktur dan pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri terjun ke lokasi. Para pekerja PU ini langsung membongkar beberapa batu marka jalan untuk mengalirkan air. Sebab, banjir disebabkan drainase di jalan tersebut tak mampu menampung genangan air.

Rolan, salah seorang pengendara mengaku kesal setiap kali lewat di Jalan DI Panjaitan karena banjir kambuhan tersebut.

“Hujan deras sebentar, tapi jalan ini sudah banjir. Kemarin (Sabtu) lebih lama banjirnya, sejak pagi sampai malam,” kata Rolan saat melintas.

Rolan berharap kepada pemerintah agar segera memperhatikan kondisi drainase atau gorong-gorongnya supaya tak terjadi lagi banjir kambuhan. Sebab, dengan adanya banjir ini aktivitas masyarakat yang melintasi jalan itu terganggu.

“Yang jelas sangat mengganggu, kalau dibiarkan begini terus mau sampai kapan. Pemerintah harus cepat turun tangan,” kata dia.

Kepala Sub Bagian UPT Pengelolaan Infrastruktur dan Pemeliharaan Dinas PU Provinsi Kepri, Reza mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi setelah mendapat informasi adanya banjir tersebut. Dia mengakui persoalan banjir ini sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Banjir dikarenakan tidak adanya gorong-gorong untuk mengalirkan air.

“Sementara kita upayakan agar genangan airnya cepat surut. Beberapa marka jalan harus dicopot supaya air mengalir. Banjir di jalan ini sudah lama, tapi belum pernah diperbaiki,” kata Reza saat ditemui di lokasi.

Dia menyampaikan, pihaknya juga telah meminta Dinas PU Tanjungpinang agar turun ke lokasi menyelesaikan masalah banjir tersebut. Menurut dia, untuk mengatasi banjir di jalan ini harus dibangun gorong-gorong yang memadai sehingga menampung volume air saat hujan turun.

“Tadi kita sudah hubungi PU Kota Tanjungpinang agar sama-sama menyelesaikannya, tapi belum datang juga. Yang jelas sekarang kita upayakan suapaya tak banjir,” kata dia.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma telah mendapat kabar aduan terkait banjir di beberapa wilyah Tanjungpinang. Dia menuturkan, pihaknya terus berupaya mengatasi titik-titik banjir. Pada prinsipnya, pihaknya membutuhkan masukan untuk mengatasi banjir tersebut.

“Kita sudah dengar (keluhan banjir ini). Kita akan upayakan dengan dinas terkait untuk segera menyelesaikan masalah ini. Kita harap masyarakat ikut berpartisipasi membantu pemerintah mengatasi banjir ini,” ujar Rahma.

muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com