SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jamin Keamanan Investasi Pelaku usaha

  • Reporter:
  • Jumat, 10 Agustus 2018 | 13:41
  • Dibaca : 77 kali
Jamin Keamanan Investasi Pelaku usaha
ilustrasi

BATUAMPAR – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Polri menggelar Sosialisasi Pedoman Kerja BKPM-Polri bagi Jaminan Keamanan Berinvestasi dengan pelaku usaha Batam di Swissbel Hotel, Kamis (9/8/2018).

Kegiatan itu untuk mendukung program pemerintah untuk meningkatkan investasi di Indonesia yang merupakan salah satu pundamental ekonomi nasional dan jaminan keamanan bagi dunia usaha.

Deputi Bidang Pengendalian Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis menyampaikan, pedoman kerja ini merupakan guidelines bagi kedua instansi untuk dapat saling membantu guna menciptakan iklim investasi yang kondusif di Indonesia. Pedoman kerja ini merupakan tindak lanjut atas penandatanganan nota kesepahaman antara BKPM dengan Polri pada tahun-tahun sebelumnya.

“Melalui kerja sama ini, BKPM, Polri, Pemprov dan Polda Kepri dapat mengidentifikasi permasalahan dan kendala gangguan keamanan yang dihadapi investor, serta saling bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan,” ujarnya.

Ia berharap para investor lebih yakin akan jaminan keamanan investasi dan lebih mantap lagi merealisasikan rencana investasinya yang telah disetujui pemerintah, sehingga target realisasi investasi yang sudah ditargetkan dapat tercapai.

Dengan sosialisasi ini diharapkan pemangku kepentingan dapat melakukan pertemuan berkala dan koordinasi yang lebih baik untuk dapat meningkatkan rasa aman berinvestasi dalam upaya penciptaan iklim investasi yang kondusif.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, kendati pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri mulai meningkat pada triwulan I dan triwulan II 2018, kondisi tersebut masih rawan.

“Karena yang ditanyakan investor saat masuk Batam adalah kepastian hukum. Kedua, keamanan. Saat orang mau berkunjung ke suatu daerah saja, yang ditanyakan situasi keamanannya. Apalagi mereka yang mau menanamkan investasinya,” kata Lukita.

Pertumbuhan ekonomi di Batam, sambungnya, mulai menurun sejak 2013. Kondisi ini semakin parah pada 2017 dan baru kembali meningkat pada 2018. Banyak hal yang membuat kondisi tersebut terjadi. Salah satunya karena faktor keamanan. “Karena itu kami apresiasi sekali Polri ikut mendukung investasi di Kepri. Karena BKPM dan BP Batam itu tugasnya memang cari investor,” ujarnya.

Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Batam OK Simatupang mengapresiasi kerja sama kedua lembaga tersebut. Saat ini, kata dia, setiap kawasan sudah diawasi dan dijaga kepolisian.

“Kami ada 25 kawasan industri, tahap pertama ini sudah ada 4 yang kerjasama dengan Polri. Manfaatnya sudah sangat terasa karena sudah ada perwira pengawas 24 jam,” katanya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com