SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jamsir Jurkam Jokowi-KMA, Iman Jurkam Prabowo-Sandi

  • Reporter:
  • Senin, 25 Maret 2019 | 08:36
  • Dibaca : 104 kali
Jamsir Jurkam Jokowi-KMA, Iman Jurkam Prabowo-Sandi
ilustrasi

BATAM – Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional pasangan calon presiden 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendaftarkan masing-masing dua orang juru kampanye di Kota Batam Kepulauan Riau.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kota Batam, Sidik, menyatakan, dari empat orang yang didaftarkan sebagai juru kampanye TKN dan BPN, tidak terdapat kepala daerah, wali kota dan wakil wali kota, serta pimpinan DPRD Batam.

“Untuk 01, Jamsir Rassal dan Dewi Sucowati. Untuk 02, Iman dan Safari Ramadhan,” kata dia.

Terpisah, Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan pejabat daerah diperbolehkan ikut dalam kampanye, sesuai dengan PKPU no.23 tahun 2018 tentang kampanye. “Boleh kampanye, asalkan dalam kondisi cuti,” kata Syahrul Huda.

Pasal 62 ayat 1 menyebutkan, menteri, gubernur, wakil gubernur bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota sebagai anggota tim kampanye dan atau pelaksana kampanye dapat diberikan cuti di luar tanggungan negara.

Ayat selanjutnya menjelaskan cuti gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota diberikan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan dalam negeri.

“Kalau sesuai dengan aturan itu, boleh saja,” kata dia.

Nurdin Dewan Pengarah

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, masuk dalam tim kampanye pasangan calon presiden 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, dan sudah dilaporkan kepada Komisi Pemilihan Umum.

“Nurdin Basirun masuk dalam tim kampanye 01, sebagai dewan pengarah,” kata anggota KPU Kepulauan Riau, Parlindungan, di Batam, Minggu (24/3).

Namun, ia tidak memastikan, apakah politisi Partai Nasional Demokrat itu akan turun ke lapangan sebagai juru kampanye untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin. “Untuk berkampanye, beliau harus mengurus cuti sebagai pejabat negara kepada atasannya,” kata Parlindungan.

KPU, kata Parlindungan melanjutkan, hanya akan menerima tembusan dari surat izin cuti itu. Pasal 62 ayat 1 PKPU Nomor 23/2018 tentang Kampanye menyebutkan, menteri, gubernur, wakil gubernur bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota sebagai anggota tim kampanye dan atau pelaksana kampanye dapat diberikan cuti di luar tanggungan negara.

Ayat selanjunya menjelaskan, cuti gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota diberikan menteri yang menyelenggarakan urusan dalam negeri.

Sementara itu, dari Jakarta dilaporkan, TKN Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin akan menurunkan para kepala daerah dari partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja sebagai juru kampanye pada kampanye terbuka.

“Kepala daerah dan anggota dewan sebagai kader partai yang ditugaskan, mereka akan tampil sebagai juru kampanye. Sebagai juru kampanye, mereka tentu saja mengikuti aturan yang berlaku,” kata Sekretaris TKN Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto.

TKN akan meminta parpol anggota KIK yang memiliki kader di pemerintahan untuk terlibat aktif pada kampanye terbuka. Namun, TKN mengingatkan untuk tidak menggunakan fasilitas negara,” katanya. ant/sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com