SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

JAPFA Investasi Rp50 Miliar

  • Reporter:
  • Jumat, 23 Agustus 2019 | 09:50
  • Dibaca : 120 kali
JAPFA Investasi Rp50 Miliar
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama sejumlah Komisaris dan Dewan Direksi PT JAPFA meresmikan fasilitas hatchery PT Indojaya Agrinusa di Teluk Bintan, Kamis (22/8). /HUMAS PEMKAB BINTAN

BINTAN – Bupati Bintan Apri Sujadi meresmikan fasilitas penetasan telur ayam (hatchery) milik PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang dijalankan anak usahanya PT Indojata Agrinusa (Indojaya), Kamis (22/8). Adapun nilai investasi ini sebanyak Rp50 miliar, diharapkan mampu memberdayakan tenaga kerja lokal.

Fasilitas yang dibangun sejak tahun 2018 lalu itu untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat, khususnya di wilayah Kepri. Oleh karena itu, nantinya hasil penetasan akan didistribusikan kepada peternak di wilayah Tanjungpinang, Batam, dan Karimun.

Vice President Head of Feed Operation Unit Medan dan Padang Anwar Tandiono mengatakan, fasilitas hatchery ini merupakan wujud komitmen JAPFA untuk dapat membantu peternak lokal dalam menyediakan anak ayam broiler yang berkualitas dan mendukung kemandirian pangan khususnya dalam penyedian pasokan protein hewani bagi masyarakat. “Lebih jauh dari itu, fasilitas ini merupakan cerminan dari kontribusi kami untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia sesuai dengan visi perusahaan, Berkembang Menuju Kesejahteraan Bersama,” ujarnya.

Dalam mendukung pemerintah mewujudkan kemandirian pangan, JAPFA telah banyak melakukan kegiatan yang merangkul peternak lokal. Secara konsisten JAPFA terus melakukan berbagai pengembangan dan terobosan dalam bidang teknologi peternak. JAPFA kemudian memberikan pendampingan kepada mitra-mitra peternak agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa fasilitas hatchery ini menyerap lebih dari 80 persen tenaga kerja lokal. “Di JAPFA kami tidak hanya memberikan dukungan kepada pemerintah melalui penyediaan pasokan protein hewani yang berkualitas dengan harga terjangkau, namun kami juga mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan,” katanya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi, berterimakasih terhadap JAPFA karena memilih Bintan sebagai tujuan pengembangan sayap. Apri juga menilai progres pembanguna JAPFA di Bintan sangat cepat karena sudah bisa diresmikan di 2019 meskipun perusahaannya baru dibangun 2018. “Ini sudah cepat. Nanti katanya PT JAPFA bakal ada investasi lain. Kami akan mendukungnya. Kita sangat berterima kasih sehingga peluang investasi ini bisa diwujudkan, di mana setidaknya 80 persen tenaga kerja di sini merupakan masyarakat setempat,” kata Apri.

Dihadapan para petinggi PT JAPFA, Apri sedikit bercerita tentang tingginya kunjungan wisatawan di Kepri. Ia mencontohkan di 2018, jumlah wisatawan lokal dan mancanegara mencapai 2 juta pengunjung. Angka itu bakal naik di 2019 jika melihat angka persentase sampai Juli 2019 sudah naik 20 persen.

Tingginya angka kunjungan wisata tentu berkaitan dengan konsumsi. Kehadiran PT JAPFA sangat membantu untuk penyediaan ayam yang menjadi salah satu menu konsumsi utama wisatawan. “Kami harap PT JAPFA terus tingkatkan investasi. Walaupun ini baru bergerak bidang penetasan. Kalau bisa nanti usaha peternakan yang besar juga di buat di sini,” kata Apri.

Presiden Komisaris PT JAPFA Syamsir Siregar mengatakan, PT Indojaya Agrinusa merupakan anak perusahaan PT JAPFA yang bergerak di bidang agrifood terbesar dan terintegritas di Indonesia. Unit bisnis utama perusahaan ini yakni pembuatan pakan ternak, pembibitan ayam, pengolahan unggas serta pembudidayaan pertanian.

“Pengembangan usaha ini tentunya memerlukan dukungan pemerintah setempat, selain itu tentunya kita akan mendukung kebutuhan pakan ternak atau daging ayam yang diperlukan khususnya di Kabupaten Bintan atau Pulau Bintan secara umumnya ” ujarnya.

rinto situmorang

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com