SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

JCH Kabupaten Bintan Berangkat 7 Agustus

  • Reporter:
  • Kamis, 19 Juli 2018 | 11:02
  • Dibaca : 205 kali
JCH Kabupaten Bintan Berangkat 7 Agustus
Bupati Bintan Apri Sujadi saat melepas JCH Kabupaten Bintan pada musim haji tahun 2017 lalu. f novel m sinaga

BINTAN – Bupati Bintan Apri Sujadi meminta para jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Bintanmampu mempersiapkan diri sedini mungkin, khususnya dalam menjaga masalah kesehatan. Menurut dia, kondisi badan yang sehat nantinya akan berguna untuk mengatasi panasnya cuaca terik di Tanah Suci.

Pada musim haji tahun 2018 ini, rombongan JCH Kabupaten Bintan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada 7 Agustus mendatang melalui Embarkasi Batam.

Apri mengatakan, dalam menghadapi musim haji, bagi mereka yang tidak terbiasa dengan iklim terik di siang hari dan dingin yang menusuk di malam hari, biasanya kondisi badan akan mudah sakit. Ia meminta agar JCH mempersiapkan kondisi fisik semaksimal mungkin. “Para JCH harus mempersiapkan kondisi kesehatan sedini mungkin. Karena biasanya cuaca musim haji di sana akan terik” ujarnya di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Rabu (18/7).

Rombong JCH Kabupaten Bintan akan mulai masuk Asrama Haji Batam pada 6 Agustus, selanjutnya 7 Agustus akan diberangkatkan ke Tanah Suci. “Sebelum keberangkatan, JCH akan diadakan pembekalan terlebih dahulu. Namun yang pasti, kami meminta agar JCH mulai mempersiapkan diri,” harapnya.

Sementara itu, sebanyak 449 calon haji yang tergabung bersama Kelompok Terbang (kloter) Pertama Embarkasi Batam diberangkatkan ke Tanah Suci, Mekkah, Rabu (18/7).

Berdasarkan jadwal, jemaah yang bertolak ke Tanah Suci sekitar pukul 09.00 menggunakan pesawat maspakai penerbangan Saudi Arabian Airlines itu akan tiba di Madinah sekitar pukul 13.50 waktu setempat.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Afrizal mengatakan jamaah calon haji Kloter Pertama berasal dari Provinsi Kepri, yang terdiri 216 orang JCH Kota Tanjungpinang, 88 JCH Kabupaten Natuna, 57 JCH Kabupaten Lingga, 43 JCH Kabupaten Kepulauan Anambas, dan 40 JCH Kota Batam, serta lima orang petugas kloter.

Seorang JCH asal Kota Tanjungpinang gagal berangkat karena meninggal beberapa waktu sebelum keberangkatan. Dan sebanyak lima orang calon haji Kloter 1 lainnya terpaksa menunda keberangkatan karena sakit.

“Jemaah yang paling tua atas nama M Saleh Jafar berusia 83 tahun asal Lingga. Sementara jemaah termuda yaitu Hasbi Ali dengan usia 29 tahun yang juga berasal dari Kabupaten Lingga,” ujarnya.

Embarkasi Hang Nadim Batam tahun ini akan memberangkatkan 12.940 JCH yang dibagi dalam 27 kloter. Empat provinsi yang bergabung dengan Embarkasi Batam, yaitu Kepri, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com