SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jelang Idul Adha 1440 H, Penjual Hewan Kurban Karimun Raup Untung

  • Reporter:
  • Kamis, 25 Juli 2019 | 14:48
  • Dibaca : 98 kali
Jelang Idul Adha 1440 H, Penjual Hewan Kurban Karimun Raup Untung
Fauzi, seorang penjual hewan kurban di Kelurahan Wonosari, kemarin. f ricky robiansyah

KARIMUN – Menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah, pengusaha hewan kurban di Kabupaten Karimun meraup untung berlipat ganda dibandingkan hari biasanya. Pengusaha hewan kurban dapat mendapatkan untung sampai 100 persen.

Keuntungan yang didapatkan pengusaha disebabkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap hewan kurban seperti sapi dan kambing. Biasanya pengusaha hewan kurban hanya mendapatkan keuntungan besar apabila ada permintaan untuk kebutuhan pesta.

Seorang pengusaha hewan kurban di Kelurahan Wonosari Fauzi mengatakan, saat ini permintaan hewan kurban meningkat pesat dibandingkan hari biasanya. “Meningkat 100 persen keuntungan yang kita dapat. Karena di hari biasa konsumsi daging segar di Karimun sangat minim,” kata Fauzi, Rabu (24/7).

Ia mengatakan, dalam menjual hewan kurban biasanya telah ada pelanggan tetapnya yang berada di Pulau Karimun. Biasanya, puluhan ekor hewan kurban dapat dijualnya pada saat menjelang Idul Adha. “Tahun ini agak menurun. Tahun lalu bisa sampai 40 ekor. Tapi Alhamdulillah lah, sekarang empat ekor saja yang belum ada pembeli,” ujarnya.

Fauzi mengatakan, dirinya menjual sapi bali untuk dijadikan hewan kurban. Di mana harga untuk jenis sapi bali dijual kisaran harga Rp14 juta hingga Rp25 juta, atau tergantung dari ukuran sapi. “Sapi-sapi tersebut didatangkan dari Sumatera Barat dan dibawa ke Karimun sekitar satu bulan sebelum hari raya Idul Adha. Untuk menghindari stres, sapi-sapi itu diinapkan terlebih dahulu di Kota Dumai Provinsi Riau,” katanya.

Ia mengatakan, sapi- sapi yang dijualnya telah melalui proses pengecekkan dari stasiun Karantina. Pemeriksaan itu dilakukan dua kali sejak dalam perjalanan dan ketika sampai di Karimun. “Kita juga tidak mau menjual sapi yang tidak layak konsumsi. Kalau kurus pun kita tidak jual,” katanya.

Setelah bertahun-tahun menjalani usaha ini, Fauzi mengaku pelanggan merasa puas. Biasanya sapi-sapi itu baru diantar sehari sebelum hari raya Idul Adha nanti.

Ricky Robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com