SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jelang Tayang, Rumah Produksi Ratson Pictures Rilis Novel Bluebell

  • Reporter:
  • Senin, 19 Februari 2018 | 17:17
  • Dibaca : 254 kali
Jelang Tayang, Rumah Produksi Ratson Pictures Rilis Novel Bluebell

Jelang penayangan filmnya, rumah produksi (PH) Ratson Pictures membumikan film Bluebell kepada calon penikmatnya, dengan meluncurkan novel film tersebut.

Menggandeng Gra sin do, novel Bluebell ini diluncurkan bertepatan dengan hari kasih sayang atau Valen tine Day di Gramedia Central Park, Jakarta, Rabu (14/2) malam. Novel ini diluncurkan un tuk membuat penonton lebih mengetahui dan memahami cerita serta konflik yang ada ketika film ditayangkan. Elvira Natali selaku penu lis novel me ngatakan, dengan dibuatnya novel ini dirinya ingin me man cing emosi serta perasaan pe nonton.

“Tantangan mengadaptasi skenario adalah melihat ba gian-bagian skenario yang bisa dieksploitasi. Mulai dari emosi hingga perasaan tokoh-tokoh nya. Bagian mana yang harus dinaikkan level kese dihan nya, romantismenya, ataupun dra matisasinya,” ujar Elvira saat ditemui di Central Park, Kamis (15/2).

Elvira menjelaskan, pe lun curan novel ini agar penonton film sudah tahu lebih dulu to koh-tokoh yang main di Blue bell. Mengingat, film ini me ru pa kan cerita hidup dari novel ter sebut. Novel bisa membawa pembaca lebih memahami cerita serta konflik yang ada di film. Secara personal, novel akan membawa pembacanya lebih imajinatif.

Dengan be gi tu, saat film diputar akan mem buat penikmat film lebih emosional. “Jika hal itu kesampaian, hasil kerja keras mengubah ske nario film ke dalam novel ter bayar sudah. Mengubah ske nario menjadi novel bukan hal mudah. Semoga novel ini bisa diterima dengan baik oleh pembaca,” ungkapnya.

Sebelum menulis novel Bluebell ini, Elvira pun dikenal publik telah menulis sejumlah judul dan salah satu novel terkenal berjudul Janji Hati. No vel ini juga yang sudah difilm kan oleh Rudy Soedjarwo, Two Souls dan Return. Se men tara dalam karya Bluebell, sang pe nulis melakukan penam bah an karakter atau tokoh.

Sementara itu, produser film Bluebell, Claudia Stefanus mengatakan, dengan di – lun cur kannya novel ini membuat sudut pan dang menjadi lebih luas. Karena ada de tail cerita dan karakter, hingga hal-hal tak terduga. Film Bluebell sudah menjalani pro ses syuting sejak Oktober 2017. Syuting yang memakan waktu selama sebulan satu minggu ini dila ku kan di Bali dan Kyo to, Jepang.

“Me mang asyik mem ba ca novel Bluebell. Lebih ilus tra tif dan imajinatif. Sa ngat erat kaitan nya de ngan pe ngalaman per sonal pem bacanya,” kata Claudia di tem pat yang sama. Regina Rengganis, salah satu pe me ran uta ma dalam film Blue bell me ra sa bang ga di per ca ya menjadi pemeran utama di film drama romantis itu.

Menurut dia, ada peng gambaran di novel yang tidak akan mun cul di film. Karena itu, dia merasa ba nyak tantangan saat syuting. Terutama saat di Bali yang ada adegan berselancar. Sementara dirinya tak menguasai teknik-teknik dasar berselan car sehingga harus belajar dalam waktu singkat.

Selain Regina Reng ga nis, film ini ju ga dibintangi oleh Qau sar Har ta Yu da na, Steff Zamora, Gibran Mar ten, ser ta Roy Mar ten. Film Blue bell rencananya bakal rilis di bioskop Indonesia pada per tengahan ta hun ini.

thomas Manggalla

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com