SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jokowi Ajak Anggota OKI Bulat Bela Palestina

  • Reporter:
  • Rabu, 13 Desember 2017 | 16:32
  • Dibaca : 87 kali
Jokowi Ajak Anggota OKI Bulat Bela Palestina

ISTANBUL – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuktikan dukungan penuhnya ke Palestina dengan hadir langsung dalam Konferensi Tingkat tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang mulai berlangsung di Istanbul, Turki, hari ini.

Jokowi sangat berharap forum ini bisa membulatkan dukungan negaranegara Islam untuk Palestina. Dukungan ini penting di tengah keputusan sepihak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Presiden menilai KTT OKI merupakan kesempatan pertama bagi Indonesiadannegara-negaraOKI untuk secara bersama dan tegas menolak keputusan Trump. “Kami juga meminta negara-negara OKI untuk membulatkan suara dan persatuan guna membela Palestina,” kata Presiden didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi sebelum bertolak ke Istanbul di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, kemarin.

Jokowi mengungkapkan, dalam KTT Luar Biasa ini, Negaranegara OKI akan menyampaikan beberapa langkah bersama dan individual dalam membela Palestina. “Saya berharap kunjungan ini akan memberikan manfaat nyata bagi upaya perdamaian dunia, khususnya penyelesaian sengketa antara Palestina dan Israel,” tandasnya. Selain melalui KTT OKI, perjuangan untuk menolak kebijakan Trump juga dilakukan Indonesia dengan menggelar pertemuan diplomasi di sejumlah negara.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menekankan pentingnya KTT OKI menjadi momen persatuan negara-negara Arab demi memperjuangkan kemerdekaan dan hak-hak Palestina. “Jadi bagaimana juga negaranegara Islam, termasuk negara Arab tentunya, mempersatukan antara Hamas dengan Fatah ini kemudian bersatu menghadapi Israel,” kata JK. Wapres menambahkan, sejak awal Indonesia selalu mendorong persatuan dunia Islam dan negara-negara Arab untuk memperjuangkan Palestina, antara lain dengan menyelenggarakan KTT-LB tentang Al Quds Al Sharif pada 2016.

Saat itu tujuan KTT untuk merespons pendudukan Israel di Yerusalem Timur. “Bangsa Arab itu sejak dulu juga resolusi, terus menerus, konferensi, tidak ada habis-habisnya, tapi tindakan yang nyata sendiri untuk menyelesaikan konflik Palestina tidak ada, padahal itu yang paling pokok dulu,” kata dia. Dari Amman, Yordania, kemarin, Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi bertemu dengan Menlu Palestina Riyad Maliki selama sekitar dua jam. Keduanya berbicara panjang lebar membahas soal Yerusalem dan isu-isu yang akan dibahas pada KTT OKI.

Bersama Maliki, dia juga membahas hasil pertemuan Liga Arab di Kairo beberapa waktu lalu yang menyatakan penolakan terhadap pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Retno dan Maliki juga membahas tentang KTT OKI yang digelar hari ini di Istanbul, Turki. “Pada prinsipnya, elemen-elemen yang ingin dibawa oleh Palestina dan Indonesia kurang lebih sama. Kita akan meminta para pejabat senior untuk bekerja sama di dalam mempersiapkan dokumen akhir dari KTT OKI nanti,” paparnya. (KORAN SINDO)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com