SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jokowi: Parpol Bukan Hanya untuk Rekrutmen Politik

  • Reporter:
  • Senin, 16 April 2018 | 15:21
  • Dibaca : 48 kali
Jokowi: Parpol Bukan Hanya untuk Rekrutmen Politik

JAKARTA – Organisasi dan peng gerak partai politik (parpol) di daerah merupakan hal yang sangat penting.

Sebab, fung si parpol bukan hanya untuk rekrutmen politik, pemilihan ang gota legislatif maupun eksekutif. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan hal itu saat pe ringatan Hari Lahir Ke-45 Tahun Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

“Fungsi parpol antara lain juga mencakup fungsi komunikasi politik, berkomunikasi dengan masyarakat, mengartikulasikan kepentingan masyarakat, serta fungsi sosia lisasi politik. Menyosialisasikan nilainilai politik yang mu lia, nilai-nilai politik yang penuh dengan etika, dan penuh keadaban politik kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Presiden, PPP sebagai partai politik berbasis Islam yang sudah berusia 45 tahun telah berkontribusi signifikan dalam membangun keadaban politik di Indonesia. Selain men jadi penampung aspirasi umat Islam, PPP juga menjaga politik Indonesia menjadi politik yang santun, politik yang beradab, dan menjunjung tinggi norma agama dan etika sosial kita.

“Saya meyakini kiprah pemimpin dan kader PPP bisa menjadi teladan masyarakat dalam berpolitik. Menjauhi dan memerangi berita bohong, hoax , terus menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat, dan selalu me mupuk kerukunan dan kesatuan di seluruh Tanah Air,” lanjut Presiden.

Peringatan Hari Lahir PPP juga dirang kai dengan Musyawarah Na sional (Munas) Alim Ulama. Di sisi lain, Jokowi mengaku sudah menerima surat reko mendasi Hasil Musya warah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP tentang kriteria sosok calon wakil presiden.

“Saya sudah terima, rekomendasi yang diberikan PPP tadi (kemarin) sudah jelas kok ,” ungkapnya. Mantan wali Kota Solo ini juga mengaku telah memahami isi surat rekomendasi sosok cawapres partai berlambang Kakbah tersebut. “Saya sudah sering bertemu dengan Pak Rommy (Romahurmuziy).

Ya , bertemu untuk membahas berbagai macam hal salah satunya yang paling kerap diperbincangkan. Ya , dari diskusi partai, diskusi koalisi, diskusi cawapres juga. Tapi, kalau Pak Rommy yang sering bocorkan ke media, yang tanggung jawab dia,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum PPP KH Muhammad Roma hurmuziy atau akrab disapa Gus Rommy membenarkan bahwa Jokowi telah menerima surat rekomendasi menyangkut kriteria cawapres. Menurutnya, rekomendasi tersebut telah dirumuskan dari hasil Munas Alim Ulama PPP yang dilaksanakan pada 13-14 April.

“Kriteria sosok cawapres itu salah satu dari sepuluh hasil munas. Kriterianya terpenuhi syaratnya menurut Islam, kemudian santri, santun berjiwa ulama. Memiliki kompetensi, lalu memiliki integritas, dan yang terakhir muda serta milenial,” bebernya.

ahmad antoni/dita angga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com