SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jual Emas Batangan Palsu Rp1 Miliar, Tiga Warga Kongo Ditangkap di Hang Nadim

  • Reporter:
  • Selasa, 18 September 2018 | 17:15
  • Dibaca : 199 kali
Jual Emas Batangan Palsu Rp1 Miliar, Tiga Warga Kongo Ditangkap di Hang Nadim
Tiga warga Kongo buronan kasus penipuan emas batangan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Barelang, Senin (17/9). f romi kurniawan

NONGSA – Tim gabungan Polsek Nongsa dan Polsek Bandara menangkap tiga warga Kongo di Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (17/9/2018). Ketiganya merupakan daftar pencarian orang (DPO) Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus penipuan emas batangan.

Ketiga pelaku yang diamankan, yakni Alimamy Andrew Stevens (36), Abdul Karim Jalloh (45) dan Moses Mavunza (31). Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan mengatakan, ketiga WNA ini diamankan sekira pukul 13.00. Pada saat itu pelaku ingin menuju ke Pekanbaru dengan menumpang pesawat Lion Air. “Mereka dari Bandung dan transit ke Batam sebelum menuju Pekanbaru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penangkapan ini merupakan hasil pengembangkan dari Polres Metro Jakbar, karena status ketiga pelaku ini adalah DPO. Para pelaku melakukan penipuan di Jakarta dengan menjual emas batangan palsu.

“Kerugian korban yang ditipu pelaku ini sebesar Rp1 miliar atau 70 ribu dolar Amerika,” kata Andri.

Para pelaku tidak sendirian melakukan penipuan, sambungnya, karena masih ada pelaku lain yang masih DPO, dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penipuan ini. “Ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolresta Barelang untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Nongsa Ipda Muhammad Hazaquan mengatakan, penangkapan ketiga warga Kongo ini merupakan hasil koordinasi dengan Polres Metro Jakarta Barat.

“Kami mendapat informasi dari Polres Metro Jakbar bahwa pelaku berada di Batam, dan kami langsung melakukan penangkapan,” ujarnya.

Penangkapan dilakukan jajaran Polsek Nongsa dan dibantu Polsek Bandara. “Hampir lepas ketiga pelaku ini, karena mereka sudah mau masuk pintu pesawat saat kami melakukan penangkapan,” kata Hazaquan. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com