SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Jumaga Dukung Proyek Gurindak 12

  • Reporter:
  • Selasa, 4 September 2018 | 10:39
  • Dibaca : 226 kali
Jumaga Dukung Proyek Gurindak 12
Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.

PINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak mendukung pembangunan mega proyek Gurindam 12. Proyek tahun jamak tersebut akan tetap dimulai tahun ini.

Hal tersebut menanggapi pernyataan anggota DPRD Provinsi Kepri, Irwansyah yang meminta proyek setengah triliun tersebut ditunda mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) defisit.

“Pembangunan Gurindam 12 tidak ada pengaruh dengan defisit. Harus tetap jalan terus,” kata Jumaga di Tanjungpinang, Senin (3/9/2018).

Dia mengakui defisit yang disebabkan karena macetnya transfer dana perimbangan dari pemerintah pusat. Namun, ia mengatakan, defisit itu masih dapat disikapi dengan transfer dana tunda salur dari pusat, yang diprediksi akan masuk di akhir tahun ini.

“Jadi defisit ini tidak ada pengaruhnya dengan proyek-proyek infrastruktur,” tegasnya yang juga ia merupakan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepri itu.

Selain itu imbuhnya, pembangunan Gurindam 12 juga tidak mungkin ditunda apalagi dibatalkan. Mengingat proyek itu sendiri telah disetuji bersama antara Pemprov Kepri dan DPRD Kepri.

“Jadi, bila sekarang ada (dewan) yang minta proyek itu ditunda. Kenapa kemarin sewaktu pengesahan ikut menyetujui,” tegasnya lagi.

Politisi PDI Perjuangan ini menyayangkan sikap beberapa Anggota DPRD Provinsi Kepri yang meminta pembangunan proyek infrastruktur Provinsi Kepri ditunda dengan dalih proyek-proyek itu belum terlalu mendesak.

Seharusnya kata dia, DPRD Provinsi Kepri memberikan dukungan untuk setiap program infrastruktur khususnya berskala besar yang digagas Pemerintah Provinsi Kepri tersebut.

Karena pada akhirnya lanjutnya, akan bermanfaat dan dirasakan masyarakat. Melalui pembangunan infrastruktur itu akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus penyerapan tenaga kerja.

“Jangan justru kita meminta agar pembangunan infrastruktur itu ditunda. Karena kalau tidak ada pembangunan masyarakat juga yang rugi, karena tidak ada perubahan,” ujarnya.

Untuk mendorong ini, Jumaga meminta kepada jajaran Organisasi perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri agar bekerja lebih keras, terlebih OPD penghasil dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Sejak beberapa tahun belakangan ini, kondisi perekonomian Kepri mengalami kelesuan, dan ini berimbas terhadap menurunnya perolehan PAD Kepri,” katanya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com