SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kapal Ikan Nyaris Tenggelam, Menabrak Karang di Perairan Anambas

  • Reporter:
  • Senin, 22 Oktober 2018 | 09:38
  • Dibaca : 279 kali
Kapal Ikan Nyaris Tenggelam, Menabrak Karang di Perairan Anambas
KM Sempurna Indah III dievakuasi.

ANAMBAS – Kapal pengangkut ikan KM Sempurna Indah III nyaris tenggelam setelah menabrak karang di wilayah perairan Anambas, Sabtu (20/10) sekira pukul 23.30. Kapal tersebut berangkat dari Tarempa menuju Tanjungbalai Karimun.

Kapolres Anambas AKBP Junoto mengatakan, kapal tersebut sebelumnya mengisi es batu di Tanjung Kumbik untuk keperluan ikan. Dalam perjalanan berangkat menuju Tanjungbalai Karimun sekira pukul 04.30, kapal menabrak karang di Telaga.

“Ya benar ada laka laut di perairan Telaga. Kapal itu kapal pengangkut ikan kandas karena menabrak karang,” kata Junoto kepada wartawan, Minggu (21/10).

Junoto mengatakan, posisi kapal kurang lebih 2 mil dari pulau Telaga, koordinat 03°01.00′ N dan 105°58.00′ E. Setelah menabrak karang, air masuk dari sebelah kanan lambung kapal dan akhirnya memenuhi bagian dalam kapal. Nakhoda kapal Herman langsung memerintahkan anak buah kapal (ABK) untuk menggunakan life jacket dan naik ke atas atap kapal.

“Kapal itu kandas namun air sudah masuk ke dalam kapal. Saat itu ABK semua sudah memakai life jacket dan disuruh naik di atap kapal,” kata Junoto.

Menurut keterangan nakhoda, kata Kapolres, dia sempat menembakkan suar tanda bahaya (SOS) sebanyak dua kali. Sekira pukul 05.35, nakhoda beserta ABK  mendapat pertolongan dari warga Desa Telaga. “Sempat tembakan sukar dua kali untuk minta bantuan. Tak berapa lama kemudian warga datang memberikan pertolongan. Jadi beruntung peristiwa ini tidak ada korban jiwa,” katanya.

Kendati tidak ada korban jiwa, Kapolres mengatakan, KM Sempurna Indah III yang mengangkut 25,6 ton ikan merugi sekitar Rp500 juta. Saat ini kapal beserta nakhoda dan ABK telah dievakuasi ke Desa Telaga Kecamatan Siantan Selatan. Seluruh ABK dalam keadaan selamat.

“Semua selamat. ABK ada 13 orang namun dua tidak terdaftar sebagai ABK. Kalau tonasenya GRT/NRT : 76/23. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan di lapangan,” ujarnya.

jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com