SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kapal MT Pisces Menghilang dari Dermaga Tanjunguban

  • Reporter:
  • Sabtu, 23 Juni 2018 | 11:37
  • Dibaca : 154 kali
Kapal MT Pisces Menghilang dari Dermaga Tanjunguban
Kapal tanker MT Pisces yang diamankan PPLP Tanjunguban sandar di Dermaga Tanjunguban, akhir tahun 2017 lalu. f novel m sinaga

BINTAN – Kapal tanker MT Pisces berbendera Malaysia yang masuk ke perairan Indonesia tanpa izin, dan sempat diamankan oleh Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban menghilang dari Dermaga Tanjunguban.

Kapal berbobot 316 gross tonnage (GT) dengan nomor IMO 8604242, panjang 43 meter, lebar 8 meter dan tinggi 15 meter diamankan PPLP Tanjunguban sejak 15 Februari 2017 silam lalu dan ditahan di Dermaga Tanjunguban. Bahkan kasusnya sempat diproses hukum oleh pihak berwenang.

Kepala Operasional PPLP Tanjunguban Sugeng Riyono yang dikonfirmasi membantah jika kapal tersebut dilepas. Menurut dia, kapal itu dikembalikan kepada pemilik dan sudah ditarik menuju Batam sejak 1 Mei lalu.

“Setelah semua proses selesai dan dokumen dilengkapi maka kapal dikembalikan kepada pemiliknya. MT Pisces dibawa menuju galangan PT Dharma Sentosa Marindo di Tanjunguncang, Batam dengan TB Sindo Jaya,” ujarnya, Jumat (22/6/2018).

Saat ditanya mengenai indikasi kapal tersebut terlibat dalam tindak pidana, Sugeng juga kembali membantahnya. “Kalau kapal sudah berangkat, berarti semua proses hukum selesai,” katanya.

Namun Sugeng tidak menjelaskan secara rinci perusahaan dan pemilik kapal. Pasalnya, sejak diamankan dan ditahan oleh pihaknya di Dermaga Tanjunguban, kapal yang diduga dipergunakan sebagai penampung minyak illegal di laut internasional tersebut tidak berawak.

Sebelumnya, kasus kapal tanker MT Pisces ini sempat naik ke proses penyidikan oleh pihak berwenang. Bahkan bulan September 2017 lalu, Kepala Operasional PPLP Tanjunguban Sugeng Riyono mengatakan, berkas Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah dikirim ke Kejaksaan Negeri Tanjungpinang dan menunggu jawaban apakah pemberkasannya sudah lengkap (P-21) atau belum.

“Sebagai tersangka kuasa pemilik kapal. Saya belum bisa menyebutkan namanya,” kata Sugeng di Tanjunguban, Kamis (7/9/2018) silam.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Supardi, yang menjabat saat itu juga membenarkan SPDP kasus kapal tanker MT Pisces sudah masuk ke Kejari Tanjungpinang. Pihaknya masih mempelajarinya. “Nama tersangkanya saya lupa. Coba besok saya cek,” kata Supardi saat itu.

Terkait dilepasnya kapal MT Pisces, Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Santonius Tambunan yang dikonfirmasi terkait keberadaan kapal yang dikembalikan oleh pihak PPLP Tanjunguban menyampaikan, jika sejak awal pihak PPLP Tanjungpinang tidak pernah mengajukan penetapan penyitaan atas kapal yang diamankan tersebut kepada pihak pengadilan.

Menurut dia, ia pernah mengecek di pengadilan dan pengajuan penyitaan untuk kapal itu tidak pernah ada atau diajukan ke pengadilan. “Penanganan kasus itu juga hanya sampai di penyidik, dan di kejaksaan tidak naik ke pengadilan. Padahal informasinya ada tersangka dan ada SPDP yang dikeluarkan, lebih baiknya konfirmasi ke mereka kenapa bisa seperti itu,” ujarnya. novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com