SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kapal Singapura Kandas di Lobam

  • Reporter:
  • Selasa, 16 Juli 2019 | 10:10
  • Dibaca : 90 kali
Kapal Singapura Kandas di Lobam
Kapal MV Indra Bupala kandas di sekitar Pelabuhan Lobam, Bintan, kemarin. f (ist)

BINTAN – Kapal MV Indra Bupala membawa 40 orang penumpang mengalami kandas di Pelabuhan Lobam, Kabupaten Bintan, Senin (15/7) sekira pukul 08.25 WIB. Kapal rute Singapura-Lobam ini tiba-tiba mengalami kandas sekitar 2 nautical mill (NM) dari pelabuhan. Kapal berbendar Singapura ini kandas disebabkan cuaca buruk karena sedang hujan deras disertai petir.

“Kita melaksanakan operasi SAR kecelakaan pelayaran Kapal Indra Bupala yang kandas,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Petolongan Tanjungpinang Mu’min Maulana di Tanjungpinang.

Ia mengatakan, setelah mendapat laporan itu Tim SAR langsung dikerahkan untuk melaksanakan pertolongan dan penyelamatan. Mu’min menyampaikan, kronologi kejadian kapal belayar seperti biasanya. Namun, tiba-tiba mengalami kandas. “Tim rescuer bergerak dengan kapal RB209 dengan jumlah crew 18 orang dan 7 rescuer menuju lokasi,” ujar Mu’min.

Kapal MV Indera Bupala berbendera Singapura berbobot 478 GT dengan IMO. 9107966. Adapun identitas penumpang kapal berkebangsaan 16 orang Singapura, Indonesia 2 orang, Malaysia 12 orang, Filipina 2 orang, Jepang 1 orang, India 3 orang, Australia 2 orang, Ingris 1 orang dan Francis 1 orang dengan kru kapal 8 orang berkebangsaan Indonesia. “Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi keseluruh penumpang MV Indra Bupala berjumlah 40 Orang ke Pelabuhan Lobam,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk kru kapal MV Indra Bupala standby di kapal menunggu pasang laut dan selanjutkan direncanakan untuk lepas dari kandas. Sebelum kapal lepas dari tempatnya kandas, kapal RB 209 melaksanakan pemantauan terhadap MV Indra Bupala sampai dengan lepas dari kandas. “Yang jelas kita akan pantau terus agar kapal benar-benar bisa kembali berlayar,” ujarnya.

Dalam operasi ini tim SAR gabungan terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban, unsur SAR gabungan Kantor SAR Tanjungpinang, Ditpolair Polda Kepri, Pos AL Tanjunguban dengan menggunakan alat utama kapal RB 209, RIB PLP Tanjunguban, KN Rantos, SB. Polair, SB Pos AL Tanjunguban. “Bila ada informasi perkembangan akan disampaikan nanti,” kata Mu’min.

muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com