SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kapal Tabrakan di Selat Singapura, Dua WNI Belum Ditemukan

  • Reporter:
  • Jumat, 8 Februari 2019 | 09:08
  • Dibaca : 191 kali
Kapal Tabrakan di Selat Singapura, Dua WNI Belum Ditemukan
Tim SAR mencari korban tabrakan kapal di Selat Singapura. /IST

PINANG – Tugboat Koi 3 berbendera Sierra Leone bertabrakan dengan kapal tanker Shun Sheng di Selat Singapura, Kamis (7/2) dini hari. Akibatnya, dua Anak Buah Kapal (ABK) tugboat Koi 3 dinyatakan hilang. Mendapat informasi itu, Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dikerahkan mencari korban.

Kepala Kantor Pencairan dan Pertolongan Tanjungpinang Budi Cahyadi mengatakan, informasi kecelakaan pelayaraan itu diperoleh dari Maritime and Port Authority (MPA) Singapuara. Dia menuturkan, kejadiannya saat kapal Tugboat Koi 3 sedang menarik kapal tongkang Koi 5 bermuatan pasir di Perairan Selat Singapura.

Kapal tersebut berlayar dari Pasir Gudang Malaysia menuju Tuas, Singapura. Untuk data korban yakni Iswahyudi, Syamsu Alam, Karjan, Setia Budi Damai dalam kondisi selamat, sedangkan Budi Setiyoko dan Dodi Maulana yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dalam pencarian.

“Setelah kita peroleh informasi dari Maritime and Port Authority (MPA) Singapuara korban adalah WNI. Untuk empat orang korban selamat telah dievakuasi ke RS Singapura untuk pemeriksaan kesehatan,” ujar Budi.

Untuk mencari korban, kata Budi, pihaknya langsung mengerahkan KN SAR Purworejo ke lokasi. Jarak tempuh dari dermaga Pos SAR Batam 18 Nautical Mile dengan heading 280 derajat arah barat laut. Prakiraan cuaca cerah berawan, arah angin barat laut dengan kecepatan angin 16 knots, sementara gelombang laut berpotensi hingga 1 meter. Adapun unsur lainnya, Lanal Batam dan Pos TNI-AL Pulau Nipah. Alat utama SAR KN. SAR Purworejo, Speed TNI-AL, Kapal Patkamla Pelampung TNI AL dan alat selam.

“KN SAR Purworejo dengan 18 orang dan rescuer Pos SAR Batam sebanyak 5 orang bergerak menuju lokasi kejadian dan membawa peralatan lainnya,” ujar dia.

Budi menyampaikan, sebagai informasi bahwa SAR Mission Coordinator (SMC) Tanjungpinang telah berkoordinasi dengan SMC Singapura terkait rencana penarikan TB Koi 3 ke perairan Singapura. “Saran dari SMC Indonesia bahwa SMC Singapura membuat surat permohonan untuk security clearance penarikan tugboat tersebut. Dan proses sedang berjalan,” ujar Budi.

Adapun unsur SAR yang melakukan pencarian KN SAR Purworejo, KP 2003 Polairud Polda Kepri, Speedboat Lanal Batam, Speedboat MPA Singapore 3, Speedboat MPA Singapore 4 dan Speedboat MPA Singapore 6. “Pencarian dilakukan Tim SAR gabungan dari Indonesia dan Singapura,” ujar dia.

m bunga ashab

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com