SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kari Ayam Kental dan Nikmat

  • Reporter:
  • Rabu, 22 Maret 2017 | 09:09
  • Dibaca : 353 kali
Kari Ayam Kental dan Nikmat
Foto Teguh Prihatna.

Masakan kari banyak dijumpai terutama di rumah makan yang menyajikan masakan Melayu atau Minang. Ada kafe di Batam yang punya hidangan sama tapi dengan rasa dan tekstur berbeda.

Kari ayam menjadi salah satu menu utama Delozzo Café. Pemilik kafe ini ingin menyajikan masakan tradisional.

“Masakan di sini hampir semua masakan kampung,” ujar Tina Zhang, chef sekaligus pemilik Delozzo Café, Selasa (21/3).

Tina tak ingin sembarangan mengolah menu-menu yang akan dihidangkan ke atas meja pengunjung. Kari ayam bahkan ia tangani sendiri. Dari memilih bumbu hingga proses memasak. Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kari, kata Tina, adalah pemilihan buah kelapa untuk santan.

“Kelapa tidak boleh terlalu muda atau tua. Santan yang baik adalah yang kental dan dari perasan kelapa asli tanpa campuran air. Kentalnya santan membuat rasa, tekstur, dan warna yang berbeda, ” kata Tina.

Sementara daging ayam dipotong-potong dengan ukuran cukup besar. Sebagai pelengkap, Tina menambahkan kentang yang dipotong dadu. Satu porsi kari ayam ini dapat dinikmati beberapa orang.

Tina mengatakan, memasak kari ayam hanya memerlukan bahan seperti bawang putih, bawang merah, cabai keriting yang telah digiling halus, kari bubuk, serta bumbu dapur seperti kunyit, jahe, dan lengkuas. “Kita gunakan cabai keriting bukan cabai merah meski warnanya kurang lebih sama. Tapi rasanya sangat berbeda,” katanya.

Saat memasak, santan kental digunakan lebih dulu. Sebelumnya, cabai halus ditumis tanpa menggunakan minyak. “Setelah santan kental, baru masukkan santan cair, sedikit demi sedikit,” katanya. Selama kurang lebih satu jam, setelah bumbu ditumis dan santan diaduk rata, potongan ayam dimasukkan. Selanjutnya didiamkan sambil diaduk sesekali selama sejam.

“Selama satu jam, biarkan bumbu meresap ke ayam dan kuahnya mengental hingga kecokelatan dan oren (jingga),” katanya. Bila daging ayam hampir matang, baru potongan kentang dimasukkan. “Kentang jangan dimasukkan di awal, nanti bisa lembek dan hancur,” katanya memberi tips.

Kari ayam akan terasa lezat bila disantap dengan nasi panas. Delozzo Café punya beberapa jenis nasi yang unik dengan warna yang menarik. Ada nasi kerapu, nasi labu kuning, nasi talas, nasi merah, dan nasi putih. “Nasi kerapu itu bahannya harus ambil dari luar karena di Batam tidak ada,” kata Tina.

Kudapan Unik
Delozzo Café juga menghidangkan kudapan unik. Salah satunya talas goreng dengan kuah atau sambal asam manis. Irisan talas digoreng bersama tepung hingga garing. Cara menikmatinya, talas goreng dicocol dengan saus asam manis. “Sensasinya beda kalau menikmati talas goreng dicocol begini,” kata Tina.

Kudapan ini bisa dinikmati siang atau malam hari. Sambil menyeruput segelas kopi atau teh hangat, talas goreng menjadi tambah nikmat rasanya.

Pedas Manis Gado-Gado Vietnam
Delozzo Café juga menyajikan gado-gado Vietnam. Jika biasanya gado-gado dinikmati dengan kuah atau saus kacang tanah, di kafe ini gado-gado memiliki bentuk dan rasa yang berbeda. Terdiri dari irisan wortel, nanas, bengkoang, selada, dan campuran lain. Di bagian atas makanan mirip salad ini ditaburkan kacang goreng yang renyah.

Keunikan lainnya ada pada kuah atau saus. Kuah yang digunakan sebagai kondimen tambahan berasal dari saus Vietnam. Rasanya pedas manis. Karena di dalam saus ini terdapat buah longan untuk menambah kesegaran rasa gado-gado. “Cara makannya, saus dituangkan ke atas sayuran dan buah. Kemudian diaduk rata,” kata Suyanto, juga pemilik Delozzo Café.

Gado-gado ini, kata Suyanto, mirip dengan yu sheng yang dikonsumsi saat perayaan Imlek. “Pas Tahun Baru China ramai yang memesan ini. Kita mau menu ini tak hanya dimakan di momen tertentu saja, tapi sehari-hari juga bisa,” katanya.

Satu porsi gado-gado Vietnam dapat dinikmati beberapa orang. Selain itu, makanan ini juga bisa dijadikan hidangan pembuka atau penutup, terutama yang sedang menjalankan program diet.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com