SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Karyawan Cabuli Siswi Magang

  • Reporter:
  • Rabu, 26 Juni 2019 | 10:10
  • Dibaca : 191 kali
Karyawan Cabuli Siswi Magang
Pelaku cabul (kaos biru) saat menjalani pemeriksaan di Polsek Bintan Utara, kemarin. f novel m sinaga

BINTAN – Erwan alias Wawan (37), warga Tanjungpinang diringkus oleh unit Reskrim Polsek Bintan Utara (Binut) setelah aksi bejatnya mencabuli siswi SMK yang masih berumur 16 tahun terungkap. Penangkapan pria beristri dan beranak satu itu dilakukan berdasarkan laporan polisi (LP) yang diterima oleh Polsek Binut dari keluarga korban yang merupakan warga Seri Koala Lobam, Bintan.

“Tersangka kita amankan Sabtu (22/6) kemarin setelah menerima laporan dari keluarga korban,” kata Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur, Selasa (25/6).

Kasus ini bermula dari pengakuan korban yang mengadu ke kakaknya atas rasa sakit yang sangat luar biasa yang dialaminya di bagian intim tubuhnya. Saat korban ditanyai oleh kakaknya dan keluarganya, korban pun mengakui jika ia telah disetubuhi oleh karyawan tempat korban menjalani magang. Pihak keluarga pun tak terima dan langsung melaporkan ke Mapolsek Bintan Utara.

Jumhur mengatakan dari hasil penyelidikan yang dilakukan, perkenalan pelaku dengan korban sudah terjadi beberapa bulan lalu saat korban yang merupakan siswi SMK, magang di perusahaan tempat pelaku bekerja yaitu PT Dredof, salah satu rekanan PLN Tanjunguban.

“Sejak menjadi siswi magang itulah, korban sering diajak oleh tersangka untuk untuk kegiatan pemasangan listrik. Sebagai siswi magang, korban pun tak kuasa menolak jika diajak ke lapangan, namun lama kelamaan tersangka memperdaya korban dan membujuk rayu hingga mencabuli korban,” jelasnya.

Masih dari hasil pemeriksaan dan penyidikan yang dilakukan, perbuatan cabul yang dilakukan tersangka kepada korban pertamakali dilakukan di salah satu bukit di Kampung Beringin, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Serikuala Lobam sekitar bulan Mei lalu. Tidak sampai di situ, perbuatan pelaku terhadap korban semakin menjadi, karena pelaku semakin sering mencabuli korban berkali-kali di lokasi yang berbeda-beda. “Sementara korban hingga saat ini masih mengalami trauma dan masih harus mendapatkan perawatan intens karena korban juga masih dalam kondisi sakit,” katanya.

Pelaku disangkakan melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur sebagaimana yang diatur dalam pasal 82 ayat 1 juncto pasal 76E atau pasal 81 ayat 2 juncto Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman minimal 5 tahun atau maksimal 15 tahun penjara,” katanya.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com