SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Bos Hotel di Karimun Dihentikan

  • Reporter:
  • Jumat, 22 Mei 2020 | 09:43
  • Dibaca : 117 kali
Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Bos Hotel di Karimun Dihentikan

KARIMUN – Akhir cerita tudingan kasus penganiayaan yang sempat menyeret nama salah satu pengusaha perhotelan di Karimun, Billy Bravomac perlahan menemui titik terang.

Sebelumnya, Billy dituduh telah menganiaya salah satu mantan pekerja nya bernama, Ricardo, pada 14 Juli 2019 lalu. Ia kemudian melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

Kini kasus tersebut resmi dihentikan, hal itu diketahui dalam Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang telah dikeluarkan oleh Polres Karimun.

Dalam kasus tersebut, polisi sempat melimpahkan kasus tersebut ke jaksa, namun Kejaksaan Negeri Karimun melakukan pengembalian berkas (P19) kepada Polisi untuk kembali dilengkapi, pengembalian itu berkaitan dengan alat bukti yang tidak cukup kuat untuk membuktikan Billy bersalah dalam kasus ini.

“Terkait pengembalian berkas itu sudah sampai empat kali, hal itu dikarenakan berkaitan dengan alat bukti yang dapat dimajukan, disitu ada hal terkait BB pisau yang tidak ada ditempat, sedangkan korban sendiri mengaku pisau itu ada di TKP,”ujar Kasi Pidum Kejari Karimun Hamonangan P Sidauruk, kemarin.

Lanjutnya, alasan kedua pengembalian berkas tersehut berkaitan dengan saksi yang melihat kejadian dimaksud. Sebelumnya keterangan tersebut diperoleh hanya berdasarkan dari ungkapan korban.

“Mengenai saksi yang melihat kejadian itu, pada saat itu hanya berdasarkan pengakuan dari pada korban, sedangkan saksi lain tidak ada yang menunjukan telah terjadi penganiayaan,”jelasnya.

Kemudian, alasan lain pengembalian berkas tersebut mengenai keterangan korban yang menyatakan dalam kondisi baju robek usai menjadi sasaran penganiayaan oleh Billy dan dua terlapor lainnya.

“Korban mengakui pakaiannya sobek setelah kejadian tersebut. Sedangkan dia berlari dari Hotel itu pakaiannya utuh. Itu menjadi petunjuk kepada kami,”katanya.

Dia menjelaskan, beberapa kali panasehat hukum pelapor sempat mengkonfirmasi perkembangan kasus tersebut ke Kejari Karimun.

“Tapi kami dengan alasan yang jelas, bahwa ini kurang cukup bukti untuk dinaikan. Semua ini kembali dapat kita lihat apa yang terjadi pengembalian berkas oleh jaksa saya,” katanya.

Sebelumnya, seorang pengusaha hotel di Karimun Billy dilaporkan mantan karyawannya atas dugaan kasus penganiayaan. Billy diduga melakukan penganiayaan di hotel bersama dua rekannya Michael dan Ayong terhadap satu mantan karyawannya.

(ricky robiansyah)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com