SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kasus Gadis 15 Tahun Hilang Awal Mei, Polisi Bongkar Makam Khairunisa

  • Reporter:
  • Rabu, 27 November 2019 | 11:01
  • Dibaca : 112 kali
Kasus Gadis 15 Tahun Hilang Awal Mei, Polisi Bongkar Makam Khairunisa
Suasana pembongkaran makam Khairunisa di kawasan Kelurahan Teluk Air, Selasa (26/11). /ERNIS HUTABARAT

KARIMUN – Proses pengungkapan kematian Khairunisa terus dilakukan pihak kepolisian, kali ini pihaknya menurunkan 4 dokter dari DVI Bidokkes Polda Kepri untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasad gadis berusia 15 tahun tersebut, Selasa (26/11).

Bergerak mulai pagi hari, dilakukan dengan membongkar makam Kharunnisa yang terletak di kawasan Kelurahan Teluk Air. Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono saat proses pembongkaran makam tersebut mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kematian Khairunisa. sehingga untuk mengetahui lebih lanjut dilakukan pembongkaran dengan tujuan untuk mencari fakta penyebab kematian

“Kita melakukan metode antropologi bersama tim dokkes Polda Kepri untuk pengambilan sampel DNA terhadap pembanding pada tulang dan tengkorak,” kata Herie di tempat pembongkaran.

Dikatakan, pihaknya masih belum dapat menyebutkan indikasi penyebab meninggalnya Khairunisa. Namun, pihaknya berusaha dan terus mendalami keterangan-keterangan yang telah diambil. “Untuk indikasi, kami juga masih tunggu hasil dari tim yang telah mengambil sample,” ujarnya.

Herie menyebutkan, dari hasil pemeriksaan sampel ini, pihaknya akan melakukan gelar serta menindaklanjuti kasus tersebut hingga tuntas. “Nanti akan kita gelarkan sebagai tindak lajut untuk mengungkap kasus ini,” kata yakin

Dia menambahkan, dalam melakukan pengunkapan kematian Khairunnisa pihak telah mendapat persetujuan dari pihak keluarga untuk dilakukan pembongkaran. Dan dalam proses ini pihaknya mendatangkan empat orang tim DVI Biddokes Polda Kepri untuk membantu pemeriksaan. “Ini sudah atas persetujuan pihak keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, sejumlah pihak keluarga Khairunisa turut menyaksikan pembongkaran makam yang dilakukan oleh Jajaran Kepolsian Resor Karimun, salah satunya sang ayah, Heriyanto, yang didampingi sejumlah pihak keluarga lain.

Penggalian yang dilakukan pihak kepolisian tidak menginzinkan pihak luar maupun keluarga untuk menyaksikan proses pemeriksaan secara langsung yang dilakukan kepolisian dan Tim DVI Biddokkes Polda Kepri. Pihak keluarga ikhlas dilakukan pembongkaran terhadap makam Khairunnisa dengan harapan agar kasus tersebut dapat terungkap.

“Kami iklas. Kami berharap kasus ini cepat terungkap,”kata Heriyanto.

Heriyanto mengatakan, telah menyerahkan semuanya kepada Kepolisian Resor Karimun. Apabila memang Khairunisa menjadi korban pembunuhan maka Herianto berharap agar pelakunya segera terungkap.

“Kita sudah serahkan kepada yang berwajib. Jika memang dengan cara ini, maka segeralah terungkap pelakunya,”harapnya.

Pantauan dilapangan, pihak keluarga tampak sabar menunggu di area TPU, tepatnya di luar tenda tempat tim kepolisian melaksanakan pemeriksaan jenazah Khairunisa yang telah tinggal tulang-belulang. Setelah tim melakukan pengambilan sampel, jasad Nisa dikafani dan dikuburkan kembali oleh pihak kepolisian disaksikan oleh pihak keluarga.

Sebelumnya, Khairunisa dimakamkan Jumat (25/10). Ia hilang sejak 6 Mei 2019, warga asal Teluk Air, Kecamatan Karimun itu akhirnya ditemukan sudah menjadi tulang belulang. Penemuan itu, membuat warga di RT 03/02 Kampung Tengah, Kelurahan Lubuk Semut, Kabupaten Karimun geger.

ernis hutabarat

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com