SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kasus KMP Sembilang Terbakar di PT KMS, Kemenhub Tuntut Ganti Rugi

  • Reporter:
  • Senin, 5 Agustus 2019 | 09:09
  • Dibaca : 200 kali
Kasus KMP Sembilang Terbakar di PT KMS, Kemenhub Tuntut Ganti Rugi
Rombongan Kemenhub RI melihat kondisi KMP Sembilang di di galangan milik PT Karimun Marine Shipyard (KMS), Desa Pangke, Meral Barat, Minggu (4/8). /ERNIS HUTABARAT

KARIMUN – Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Budi Setiyawan meninjau langsung kondisi KMP Sembilang di galangan milik PT Karimun Marine Shipyard (KMS), Desa Pangke, Meral Barat, Minggu (4/8). Pihaknya meminta perusahaan mengganti kerugian usai kapal penumpang tersebut terbakar.

Budi mengatakan, kedatangannya ke lokasi itu atas permintaan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi untuk mengecek langsung kondisi KMP Sembilang yang terbakar pada Rabu (31/7) lalu.

“Kebakaran saat doking itu jarang, ini kok bisa terjadi. Artinya ada persoalan menyangkut penerapan standar keselamatan dalam pekerjaan yang kurang atau dilanggar,” katanya.

Ia mengatakan, KMP Sembilang merupakan kapal subsidi, di mana pembiayaan doking ditanggung keseluruhan oleh Pemerintah. Atas kejadian yang telah merugikan pihaknya itu, Kemenhub meminta PT KMS selaku pemenang lelang dapat mengganti kerusakan yang terjadi akibat kebakaran itu.

“Kita tetap akan membayar pengerjaan yang telah dilakukan PT KMS selaku pemenang tender, kita minta surat tanda penyelesaiannya. Namun PT KMS juga harus ganti rugi atas kerusakan yang terjadi,” katanya.

Budi berharap kejadian ini tidak terulang kembali dan pihaknya sedang menunggu hasil pemeriksaan kepolisian atas kejadian kebakaran KMP Sembilang untuk mengetahui penyebab kejadian itu.

“Kita tunggu pemeriksaan kepolisian untuk penyebab kebakaran itu. Apakah disebabkan human eror atau kurangnya pengawasan terhadap pengerjaannya,” katanya.

Budi saat meninjau didampingi Dir Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan (TSDP) Candra Irawan, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dan Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun Junaidi.

Seperti diketahui, petaka ledakan ini terjadi sekitar pukul 09.30 pagi. Api dapat dipadamkan tiga jam kemudian atau sekitar 12.30. Dua korban tewas terbakar dan terjebak di dalam kapal. Jenazah dievakuasi setelah api berhasil dipadamkan. Pukul 15.00, mobil Basarnas Karimun tampak membawa dua kantong jenazah meninggalkan PT KMS.

“Ditemukan di dek kapal. Korban diduga tidak dapat keluar saat kejadian,” ujar Koordinator Tagana Karimun Dedi Risdianto di lokasi, saat kejadian.

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya saat itu mengatakan selain 10 orang pekerja yang dilarikan ke RSBT Karimun, dua orang anak buah kapal (ABK) Kapal dikabarkan terjebak dalam kebakaran di KMP Sembilang. Dua orang diketahui Mualim II dan KKM KMP Sembilang itu dinyatakan meninggal setelah jenazahnya ditemukan di bagian dek kapal.

“Korban meninggal berjumlah tiga orang. Satu orang meninggal di rumah sakit, dua lainnya meninggal di lokasi kejadian karena tidak sempat menyelamatkan diri,” kata Kapolres saat itu.

ernis hutabarat

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com