SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kasus Korupsi, MN dan Syafei Akan Dijemput Paksa

Kasus Korupsi, MN dan Syafei Akan Dijemput Paksa
ilustrasi

PINANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menyiapkan berkas penjemputan paksa dua tersangka kasus korupsi asuransi kesehatan (Askes) PNS Pemko Batam, MN dan Syafei. Keduanya sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

MN adalah pengacara PT Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) dan Syafei merupakan mantan Jaksa Pengacara Negara (JKN) Kejaksaan Negeri Batam. Keduanya diduga melakukan korupsi Askes dan Tunjangan Hari Tua (THT) PNS serta Tunjangan Harian Lepas (THL) Pemko Batam. Kedua tersangka menguras dana hingga Rp55 miliar di rekening dengan hanya menyisakan Rp165 juta.

“Penjemputan paksa kedua tersangka dalam waktu dekat ini. Sekarang kami masih siapkan berkas untuk penjemputannya,” ujar Asisten Pidsus Kejati Kepri Ferry Tass di Tanjungpinang, Selasa (10/10/2017).

Ferry mengatakan, keterangan kedua tersangka diperlukan untuk kelengkapan berkas perkaranya. Penyidik terus mempertajam berkas perkara agar kasus ini segera tuntas. Sebelumnya, penyidik telah meminta keterangan Direktur PT BAJ Agus Hartadi sebagai saksi. Begitu juga dengan mantan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan dan Sekda Batam Agussahiman, serta saksi-saksi lainnya.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com