SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kasus Narkoba Lagi, Pegawai Pemprov Diciduk Polisi

Kasus Narkoba Lagi, Pegawai Pemprov Diciduk Polisi
ilustrasi

PINANG – Oknum pegawai Kesbangpol Pemprov Kepri, HR (39), diciduk Satnarkoba Polres Tanjungpinang karena sabu-sabu. Dia diduga kuat menjadi pengedar. HR menambah daftar pegawai pemerintah yang terlibat narkoba.

“Dia dapat barang dari OP, warga Batam,” ungkap Kasatnarkoba Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali saat konferensi pers, kemarin.

Selain HR, polisi juga menangkap OP dan UD. Dari ketiganya diamankan barang bukti 225,42 gram sabu siap edar.

Mereka ditangkap ketika transaksi di lorong Tanama Pelangi, Jalan Pramuka, Bukit Bestari, pekan lalu. Ali menceritakan modus transaksi dengan melempar kotak rokok ke jalan. Polisi yang mengamati dari kejauhan, kotak rokok itu lalu diambil HR. Sejurus kemudian HR disergap polisi.

“Yang buang rokok langsung kabur. Tapi HR berhasil diamankan,” sambung Ali.

Kotak rokok itu di dalamnya berisi sabu seberat 25,42 gram. HR kepada polisi mengakui barang haram itu miliknya.

Dari HR, polisi mengantongi pemasok sabu yakni OP, warga Batam. Dia diburu sampai ke Batam.

Setelah diintai, OP bersama UD diringkus di Pelabuhan Roro Telagapunggur, Batam, saat hendak menyeberang ke Tanjungpinang.

Mobil Toyota Avanza yang dikendarai OP digeledah. Polisi menemukan sabu lebih banyak, 200 gram di dalam bungkusan berwarna coklat. Ponsel, timbangan digital dan beberapa kemasan plastik bening ikut diamankan sebagai barang bukti. Polisi menduga HR adalah kaki tangan OP di Tanjungpinang. HR menjadi pengedar di Tanjungpinang, sedangkan OP disebut bandar sabu yang memasok sabu dari Batam.

Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU RI No.35/2009 tentang narkotika dengan hukuman seumur hidup. “Kami masih dalami lagi, barang diperoleh dari siapa,” kata Ali.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com