SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

KASUS PEMBEBASAN LAHAN, Hendri Dituntut Tiga Bulan Penjara

  • Reporter:
  • Jumat, 18 Mei 2018 | 16:27
  • Dibaca : 194 kali
KASUS PEMBEBASAN LAHAN, Hendri Dituntut Tiga Bulan Penjara
Hendri saat menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam. / Dok SINDO BATAM

BATAM– Hendri, mantan Kasatpol PP Pemko Batam, dituntut dengan hukuman tiga bulan penjara. Perdamaian antara Hendri dankorban menjadi dasar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rosmalina Sembiring menuntut terdakwa dengan hukuman yang terbilang ringan.

“Menuntut agar majelis hakim yang menyidangkan perkara ini menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pindana penjara selama 3 bulan dikurangi sepenuhnya dengan masa penahanan,” kata JPU Rosmalina dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (17/5/2018) siang.

Majelis hakim Taufik Nainggolan, Renni Pitua Ambarita dan Egi Novita usai mendengarkan tuntutan tersebut memutuskan untuk menunda persidangan. Pasalnya, majelis hakim membutuhkan waktu untuk bermusyawarah sebelum menjatuhkan putusan kepada Hendri.

Sebelumnya, Hendri dilaporkan ke pihak kepolisian setelah korban, Alex, merasa telah ditipu oleh terdakwa. Hendri yang kala itu menjabat sebagai Kasatpol PP dimintai bantuan untuk pengosongan lahan milik pengembang PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) yang berada di Tanjunguma.

Untuk pengosongan lahan tersebut, korban memberikan uang sejumlah Rp200 juta sebagai biaya-biaya. Namun, setelah uang yang disebut-sebut berjumlah Rp200 juta diterima, eksekusi terhadap lahan itu tak kunjung dilakukan sehingga Alex merasa telah ditipu oleh Hendri.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com