SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kasus Pembobolan Rumah Mewah, Polisi Lepaskan Sembilan Tembakan

  • Reporter:
  • Kamis, 18 Juli 2019 | 13:46
  • Dibaca : 217 kali
Kasus Pembobolan Rumah Mewah, Polisi Lepaskan Sembilan Tembakan
Bekas tembakan di kaca mobil pelaku pembobolan rumah mewah yang diamankan Tim Jatanras Polresta Barelang, Rabu (17/7). romi kurniawan

BATAMKOTA – Tim Jatanras Satreskrim Polresta Barelang mengungkap kasus pembobolan rumah mewah di Batam Centre, Selasa (16/7). Dua pelaku dari sindikat ini, Dedi Admaja (35) dan Andre Siagian (30) terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas, karena berusaha kabur dan melawan saat ditangkap.

“Masih ada pelaku lainnya yang sampai saat ini dalam pengejaran,” kata Wakapolresta Barelang, AKBP Mudji Supriyadi, Rabu (17/7).

Penangkapan kedua pelaku berawal laporan korban. Saat kejadian, korban sedang berada di luar daerah. “Ada dua rumah mewah yang dibobol pelaku. Komplotan ini berhasil membawa satu buah brankas,” ujarnya.

Lanjut Mudji, atas laporan tersebut, polisi yang sudah mendapat ciri-ciri pelaku langsung melakukan pencarian. Pelaku Andre Siagian ditangkap di daerah Batuaji. Setelah dilakukan pengembangan, polisi meringkus Dedi Admaja di Tiban Koperasi.

“Pada saat penangkapan Dedi, polisi harus mengeluarkan sembilan tembakan ke arah mobil pelaku. Pasalnya, ketiga pelaku juga berada di dalam mobil tersebut,” ungkap Mudji.

Mudji menuturkan, pelaku Dedi keluar dari mobil dan ditangkap polisi, sedangkan dua pelaku lainnya melarikan diri. Namun saat pengembangan, Andre berhasil ditangkap dan polisi masih memburu satu pelaku lain. Dua pelaku dihadiahi timah panas. Dedi ditembak pada dua kakinya dan Andre di tembak di paha kanan.

“Hal itu untuk melumpuhkan pelaku agar tidak melarikan diri pada saat penangkapan,” kata Mudji.

Barang korban yang hilang selain brankas adalah satu mobil Honda Jazz beserta STNK dan BPKB, laptop, keyboard, dan barang berharga lainnya. Adapun modus operasi pelaku adalah memantau rumah kosong yang ditinggali pelaku keluar daerah, setelah itu para pelaku membobol rumah korban pada malam hari. “Pelaku mengunakan mobil Toyota Rush Putih BP 1612 GA, dan saat ini sudah diamankan di Mapolresta Barelang,” ujarnya.

Komplotan Pembobol Gudang MCP Diringkus

Tiga pelaku pembobol gudang buah di Kompleks MCP Blok C1 Nomor 03 Batuampar diringkus jajaran kepolisian Polsek Batuampar, Senin (15/7). Ketiga pelaku yakni Doddy (26),Teddy (23), dan Irwansyah (34).

Kapolsek Batuampar AKP Reza Tarigan mengatakan, kejadian berawal pada Minggu (14/4) sekitar pukul 08.30, di mana pemilik gudang buah Debi Sulistiana dihubungi karyawannya, bahwa gudang sudah dalam keadaan terbuka.

“Korban yang sedang kuliah di Universitas Terbuka langsung ke gudang, dan melihat laci tempat penyimpanan uang sudah dibongkar paksa,” ujarnya, Selasa (16/7).

Reza menjelaskan, di dalam laci tersebut ada uang sebanyak Rp80 juta raib digondol maling, dan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Batu Ampar. “Selain uang Rp80 juta, laptop dan CCTv juga dicuri,” ujarnya.

Kasus ini terungkap saat anggota polisi menangkap pelaku Jambret bernama Irwansyah, dan setelah dilakukan pengembangan terungkap bahwa pelaku merupakan salah satu pelaku yang membobol gudang di Kompleks MCP.

“Setelah dikembangkan, maka dapatlah dua pelaku lainnya yaitu Teddy dan Doddy. Teddy ditangkap di Batumerah, dan Doddy di Melchem,” ungkap Reza.

Menurut keterangan pelaku, uang Rp80 juta sudah habis dipakai untuk berjudi dan membeli narkoba jenis sabu. Sedangkan laptop, dan CCTv sudah dibakar para pelaku. “Itu baru pengakuan mereka di bakar, tapi kami akan melakukan pemeriksaan mendalam nantinya,” ujar Reza. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com