SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kasus Raibnya Pelat Baja Senilai Rp4,4 Miliar, Polisi Diminta Segera Tetapkan Tersangka

  • Reporter:
  • Senin, 8 Oktober 2018 | 12:14
  • Dibaca : 244 kali
Kasus Raibnya Pelat Baja Senilai Rp4,4 Miliar, Polisi Diminta Segera Tetapkan Tersangka
Sejumlah warga melintas di Jembatan 1 Dompak, Tanjungpinang, belum lama ini. /DOK SINDO BATAM

PINANG – Polda Kepri diminta segera menetapkan tersangka kasus raibnya pelat baja bekas pembangunan Jembatan I Dompak di Tanjungpinang yang merugikan pemerintah hingga mencapai Rp4,4 Miliar tersebut.

Penegasan itu juga setelah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Provinsi Kepri, Abu Bakar, telah memenuhi panggilan penyidik Polda Kepri terkait kasus pelat baja tersebut

“Kadis PUPRP sudah memenuhi panggilan Polda Kepri dan telah menyerahkan semua berkasnya,” kata Pengacara Pemprov Kepri Andi M Asrun di Tanjungpinang, kemarin.

Selain itu tambahnya, Kadis PUPRP Kepri juga sudah memberikan keterangan lengkap terkiat kasus ini, Ia berharap Polda Kepri segera bergerak dan menetapkan malingnya. Sebab, menurutnya pelat baja itu berpindah tempat dan ada ratusan pelat baja yang hilang.

“Barang itu ada di lokasi proyek dan berada di tanah Pemprov. Sehingga, bila ada yang mengambil, maka jelas itu perbuatan melawan hukum karena itu katagori pencurian dan itu merupakan aset negara,” tegasnya.

Selain itu, saat ini pejabat di Dinas PUPRP bahkan Kadisnya sudah memenuhi panggilan oleh penyidik Polda Kepri, tinggal bagimana memproses pelakunya yang sudah terang benderang mengakui mengambil dan menjualnnya.

“Saya meminta pihak kepolisian untuk memproses pelakunnya. Sebab, saya dengar justru para pelaku belum pernah dipanggil dan dimintai keterangan, sehingga menimbulkan tanda tanya,” ujarnya.

Sementara itu Kadis PUPRP Provinsi Kepri Abu Bakar mengaku telah memenuhi panggilan pihak Polda Kepri dalam kasus ini. Bahkan panggilan sudah untuk yang kedua kalinnya.

“Saya tetap kooperatif. Dua kali sudah saya penuhi panggilan Polda Kepri,” katanya.

Dalam panggilan yang kedua kali itu tambahnya, dirinya sudah memberikan keterangan dan melampirkan dokumen-dokumen pelengkap lainnya yang diminta Polda. Dokumen itu bukti bahwa plat baja yang raib tersebut memang aset Pemprov Kepri.

Oleh karena itu, dirinya juga berharap agar aparat hukum bisa dengan segera memeroses serta menetapkan tersangka pada kasus tersebut terhadap para pelakunya.

“Saya harapkan aparat kepolisian dapat segera memeroses kasus ini dan menetapkan para pelakunya,” tegasnya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com