SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Kawanan Maling Beraksi di Kapal Kosong

  • Reporter:
  • Rabu, 14 November 2018 | 14:41
  • Dibaca : 96 kali
Kawanan Maling Beraksi di Kapal Kosong
Kapolsek Batuampar AKP Ricky Firmansyah menunjukkan barang bukti hasil pencurian dari kapal milik PT McDermott Indonesia, kemarin. f arrazy aditya

BATUAMPAR – Tiga dari lima pelaku pencurian di atas kapal milik PT McDermott Indonesia diringkus petugas patroli Lantamal Tanjungpinang di perairan Batuampar, Senin (17/9) dini hari. Tiga pelaku yang dibekuk, yakni Ridwan (28), Yanto (30) dan Turaigo (27).

Para pelaku pencurian dilimpahkan Lantamal Tanjungpinang ke Polsek Batuampar, karena PT McDermott membuat laporan adanya kehilangan barang-barang kapal.

“Kami berkoordinasi dengan Lantamal Tanjungpinang tentang adanya kehilangan dari PT McDermott, pelaku serta barang bukti langsung dilimpahkan kepada kami,” kata Kapolsek Batuampar AKP Ricky Firmansyah, Selasa (13/11).

Berdasarkan pengakuan para tersangka, sebelum ditangkap petugas patroli Lantamal Tanjungpinang, komplotan ini terlebih dahulu berkumpul di rumah Yanto di Pulau Bulang untuk mencari lokasi pencurian.

“Pelaku rapat dulu untuk memetakan lokasi pencurian, setelah itu para pelaku baru bergerak tengah malam mengunakan boat pancung,” ujarnya.

Sampai di perairan Batuampar, para pelaku melihat ada kapal kosong di pelabuhan Mcdermott. Melihat kapal dijaga anak buah kapal (ABK), para pelaku langsung mencuri barang-barang yang ada di dalam kapal.

Barang yang dicuri berupa satu unit chainsaw merek makita, dua unit mesin bor tangan baterai merek Dewalt, satu unit gerinda tangan baterai dan satu unit baterai merek Dewalt, satu set kunci sok merk Gearwremch dan satu set kunci merek Sutontul.

Ricky menuturkan, aksi para pelaku diketahui petugas patroli Lantamal Tanjungpinang yang sedang bertugas di perairan Batuampar, dan petugas langsung mengejar para tersangka yang berjumlah lima orang.

“Setelah dilakukan penangkapan, dua pelaku lain yang berinisial Fs dan At yang berhasil kabur,” katanya.

Selain mengamankan barang curian, pihak kepolisian juga mengamankan kapal fiber jenis boat pancung, dan beberapa alat bukti lainnya yang dipakai pelaku untuk melakukan pencurian.

Tersangka Yanto mengatakan, aksi pencurian di atas kapal kosong sudah sering dilakukan, di mana targetnya adalah kapal yang ditinggal pemiliknya di perairan.

“Sudah tiga kali kami melakukan pencurian ini, salah satunya di perairan Batuampar, Tanjungpinggir Sekupang, dan di daerah Barelang,” katanya.

Hasil pencurian dijual kepada pengepul, dan uang dari hasil penjualan dibagi rata. Pasalnya, kelima tersangka tidak bekerja dan pencapatnya hanya dari menangkapkan ikan.

“Hasil penjualan untuk sehari-hari saja pak, karena dari hasil nangkap ikan tidak cukup,” ujarnya. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com